Telkom University Percepat Halal UMKM "Mr. Mangkok"

ED
Kamis, 1 Januari 2026 | 17:14 WIB
Bagikan
Telkom University Percepat Halal UMKM "Mr. Mangkok"

VISI.NEWS | BANDUNGTim dosen dari Fakultas Rekayasa Industri (FRI) Telkom University melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan sertifikasi halal bagi UMKM kuliner "Mr. Mangkok" Ricebowl. Program ini bertujuan meningkatkan daya saing usaha kuliner lokal melalui penguatan kepatuhan terhadap regulasi halal yang berlaku di Indonesia.

Kegiatan pengabdian ini difokuskan pada penyusunan dokumen Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) yang menjadi syarat utama dalam proses sertifikasi halal. Penguatan aspek administratif dinilai penting agar UMKM mampu memenuhi ketentuan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Tim pengabdian masyarakat dipimpin oleh Sinta Aryani bersama Endang Chumaidiyah, Lukman Abdurrahman, Muhammad Faza Zharfan, Laila Putri, Putri Maulani, dan Muhamad Daffa Rial. Pendampingan dilakukan di dua lokasi operasional Mr. Mangkok, yakni Outlet Permata Buahbatu dan outlet di kawasan Fakultas Industri Kreatif Telkom University.

Meski sertifikasi halal kini menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan nilai tambah produk, banyak pelaku UMKM pangan masih menghadapi kendala administratif. Hal ini juga dialami Mr. Mangkok Ricebowl yang telah berdiri sejak 2017 dan kini mengembangkan lini usaha frozen food.

“Kami melihat adanya kebutuhan mendesak pada penguatan pemahaman internal serta kelengkapan artefak SJPH, mulai dari pencatatan bahan hingga prosedur operasional yang konsisten,” ujar Endang Chumaidiyah selaku ketua tim pengabdian masyarakat Telkom University, Kamis (1/1/2026).

Program pendampingan dilaksanakan secara hybrid dan mencakup sejumlah tahapan krusial. Mulai dari pelatihan intensif mengenai konsep halal dan haram, penanganan najis, hingga mekanisme sertifikasi halal yang berlaku saat ini.

Selain itu, tim dosen juga melakukan pendampingan langsung dalam penyusunan dokumen SJPH, seperti perumusan kebijakan halal, pembentukan tim manajemen halal, serta rekapitulasi pembelian bahan baku. Pemetaan fasilitas produksi turut dilakukan melalui pembuatan denah layout di kedua outlet.

“Hasilnya sangat signifikan. Berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test, pemahaman peserta meningkat hingga 44 persen terkait prinsip halal dan penerapan manual SJPH,” ujar Lukman Abdurrahman, anggota tim yang memberikan pelatihan.

Tidak hanya meningkatkan kapasitas pengetahuan, kegiatan ini juga menghasilkan luaran konkret berupa dokumen kendali internal yang siap digunakan sebagai basis pengajuan sertifikasi halal ke BPJPH. Dengan kesiapan tersebut, Mr. Mangkok Ricebowl dinilai semakin matang untuk memperoleh sertifikat halal secara resmi.

Ke depan, program ini diharapkan dapat direplikasi pada UMKM pangan lainnya di Kabupaten Bandung agar mampu memenuhi kewajiban sertifikasi halal sesuai amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014. Fakultas Rekayasa Industri Telkom University menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif melalui pengabdian masyarakat dalam mendukung dan memajukan sektor UMKM di Indonesia.

@sinta aryani

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.