Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026

TEKNO | Pertama Kalinya Ilmuwan Gunakan Laser untuk Penangkal Petir

ED
Kamis, 19 Januari 2023 | 18:37 WIB
Bagikan
TEKNO | Pertama Kalinya Ilmuwan Gunakan Laser untuk Penangkal Petir

VISI.NEWS | PRANCIS - Para ilmuwan akhirnya menyuntikkan beberapa teknologi abad ke-21 ke inovasi abad ke-18 yang pada dasarnya tetap digunakan seperti beberapa abad yang lalu.

Inovasi yang Anda tanyakan: Penangkal petir, yang tidak berubah selama berabad-abad sejak Benjamin Franklin membuat yang pertama dari jenisnya setelah eksperimennya yang terkenal menerbangkan layang-layang dengan kunci terpasang selama badai petir.

Sebuah sistem yang menggunakan laser bertenaga tinggi yang dapat merevolusi proteksi petir, adalah tambahan abad ke-21 untuk teknologi sejarah.

Para peneliti mengatakan mereka berhasil menggunakan laser yang diarahkan ke langit dari puncak Gunung Santis di timur laut Swiss untuk mengalihkan sambaran petir.

Dengan pengembangan lebih lanjut, Penangkal Petir Laser ini dapat melindungi infrastruktur penting termasuk pembangkit listrik, bandara, ladang angin, dan landasan peluncuran.

Petir menimbulkan kerusakan miliaran dolar pada bangunan, sistem komunikasi, saluran listrik, dan peralatan listrik setiap tahun, sementara juga membunuh ribuan orang.

Peralatan tersebut diangkut ke puncak gunung pada ketinggian sekitar 2.500 meter (8.200 kaki), sebagian menggunakan gondola dan sebagian lagi dengan helikopter, dan difokuskan ke langit di atas menara transmisi setinggi 124 meter milik penyedia telekomunikasi Swisscom, salah satu struktur Eropa yang paling terpengaruh oleh petir.

Dalam percobaan selama dua bulan pada tahun 2021, pulsa laser yang kuat – 1.000 kali per detik – dipancarkan untuk mengalihkan sambaran petir. Keempat serangan saat sistem aktif berhasil dicegat.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.