TB Hasanuddin: Israel Harus Akui Palestina Jika Ingin Hubungan Diplomatik
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 29 Mei 2025 | 14:47 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, menyatakan dukungan terhadap wacana pembukaan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Namun, ia menegaskan bahwa dukungan tersebut bersyarat dan berpijak pada prinsip keadilan serta kemanusiaan.
“Saya mendukung sikap pemerintah untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel, namun dengan syarat mutlak yang harus dipenuhi,” ujar TB Hasanuddin di Jakarta, Kamis (29/5/2025).
Ia menyebutkan tiga syarat utama yang menurutnya harus menjadi dasar hubungan diplomatik. Pertama: Israel secara resmi mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Palestina. Kedua: Segala bentuk agresi militer Israel harus dihentikan, dan pasukan harus ditarik dari wilayah Palestina. Ketiga: negara Israel dan Palestina harus hidup berdampingan secara damai sebagai dua negara merdeka dan berdaulat.
Menurut TB Hasanuddin, pendekatan ini selaras dengan aspirasi bangsa Indonesia dan sejalan dengan amanat konstitusi, yang menjunjung tinggi kemerdekaan sebagai hak segala bangsa. Ia juga menegaskan pentingnya solusi dua negara (two-state solution) sebagai jalan menuju perdamaian yang berkeadilan.
"Tentunya ini harus didukung penuh karena jelas landasannya adalah konsititusi Indonesia yang menegaskan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, baik Palestina maupun Israel," tegasnya.
Sikap TB Hasanuddin mencerminkan dukungan terhadap pernyataan Presiden Prabowo yang sehari sebelumnya menegaskan kesiapan Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan Israel jika Israel terlebih dahulu mengakui kemerdekaan Palestina.
"Indonesia sudah menyampaikan, begitu negara Palestina diakui oleh Israel, Indonesia siap untuk mengakui Israel dan kita siap untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel," kata Prabowo pada Rabu (28/5/2025).
Dalam pernyataan bersama dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Prabowo menyatakan bahwa solusi dua negara merupakan satu-satunya jalan menuju perdamaian yang sejati. Di sisi lain, Indonesia juga mengakui hak Israel untuk eksis dan hidup aman sebagai negara berdaulat. @givary
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!