Tarik Saksi dan Tolak Hasil Rekapitulasi Suara, 10 Parpol Minta Tanggung Jawab Bawaslu dan KPU
“Kami belum mendapat jawaban yang memuaskan dari Bawaslu dan KPU, kami semua sepakat sampai kapanpun menunggu dan memohon untuk mendapat jawaban yang jelas, kami juga disini tanggung jawab mereka juga harus tanggung jawab,"ucapnya.
Perwakilan dari Partai Buruh, Usep Mulyana menyayangkan perhitungan perolehan suara tingkat Kabupaten Bandung ternodai oleh hal-hal yang seperti ini.
Ia juga mempertanyakan statemen Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung Kahpiana di salah satu media massa yang menegaskan bahwa kalau ada yang berani otak atik suara berhadapan dengan pihaknya.
"Memang dari awal mah dia bagus tuh karena mengkritisi, tapi sekarang ke mana gak ada di sini, ini kan ada yang otak atik, kok yang bersangkutan gak hadir," ucapnya.
Usep yang juga Caleg DPRD Kabupaten Bandung dari Partai Buruh mengaku suara untuk dirinya di Dapil 6 dirubah. Bahkan, daerah Ciparay dan Baleendah harus sampai 3 kali pengulangan.
"Suara saya di Kecamatan Baleendah saat dihitung PPK itu hanya 1.000 lebih, ketika dihitung di sini 3.000-an, Nah ini muncul angka yang benar, jadi bukan ditambah suara saya. Namun suara awal saya mereka rubah," katanya.
"Di Ciparay juga sama, berubah suaranya, ketahuan ketika dikoreksi disini, jadi yang input dari awal di tingkat Kecamatan PPK, ini saya simpan datanya," pungkasnya. @gvr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!