Netty Dorong RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Beri Kepastian bagi Pekerja dan Pengusaha 18 Sep 2026 Mengapa Sup Ayam Cocok Dikonsumsi Saat Sedang Sakit? 18 Sep 2026 Multivitamin Harian Berpotensi Bantu Jaga Fungsi Tubuh Saat Menua 18 Sep 2026 KIP Kuliah 2026 Cair Kapan? Simak 6 Tahap Pencairannya 18 Sep 2026 Prediksi Susunan Pemain Persib vs Persijap, Julio Cesar Kembali 18 Sep 2026 Sambut Hari Sumpah Pemuda, Bupati Bandung Dukung Renovasi Gedung KNPI Setelah Seperempat Abad 18 Sep 2026 Purbaya Muncul di Survei Nasional, Berpeluang Masuk Pilgub Jabar 2029? 18 Sep 2026 Link Live Streaming Arema FC vs Persik Kediri di Super League 2026 18 Sep 2026 Legenda Siti Samboja Hidup Kembali di Panggung Teater 18 Sep 2026 Nusron Wahid Bantah Isu Mundur dari Jabatan Menteri ATR/BPN 18 Sep 2026 Netty Dorong RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Beri Kepastian bagi Pekerja dan Pengusaha 18 Sep 2026 Mengapa Sup Ayam Cocok Dikonsumsi Saat Sedang Sakit? 18 Sep 2026 Multivitamin Harian Berpotensi Bantu Jaga Fungsi Tubuh Saat Menua 18 Sep 2026 KIP Kuliah 2026 Cair Kapan? Simak 6 Tahap Pencairannya 18 Sep 2026 Prediksi Susunan Pemain Persib vs Persijap, Julio Cesar Kembali 18 Sep 2026 Sambut Hari Sumpah Pemuda, Bupati Bandung Dukung Renovasi Gedung KNPI Setelah Seperempat Abad 18 Sep 2026 Purbaya Muncul di Survei Nasional, Berpeluang Masuk Pilgub Jabar 2029? 18 Sep 2026 Link Live Streaming Arema FC vs Persik Kediri di Super League 2026 18 Sep 2026 Legenda Siti Samboja Hidup Kembali di Panggung Teater 18 Sep 2026 Nusron Wahid Bantah Isu Mundur dari Jabatan Menteri ATR/BPN 18 Sep 2026

Tarif Tol Naik, Mori Hanafi: Pengguna Membludak, Mengapa Tarif Tetap Naik?

Desi Rossilawati
PN
Rabu, 10 Juni 2026 | 14:00 WIB
Bagikan
Tarif Tol Naik, Mori Hanafi: Pengguna Membludak, Mengapa Tarif Tetap Naik?

Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi./visi.news/ist.

Mori menegaskan bahwa dalam setiap proyek jalan tol, seluruh aspek bisnis telah dihitung sejak awal, mulai dari nilai investasi, masa konsesi, tarif, hingga proyeksi jumlah kendaraan yang akan melintas.

Karena itu, ia mempertanyakan mengapa pemerintah dan operator selalu menggunakan kenaikan tarif sebagai instrumen utama menjaga tingkat pengembalian investasi, sementara peningkatan pendapatan akibat melonjaknya volume kendaraan seolah tidak pernah menjadi variabel dalam evaluasi.

Sebagai ilustrasi, ia menyebut jika suatu ruas tol diproyeksikan dilintasi 25 ribu kendaraan per hari namun realisasinya mencapai 50 ribu kendaraan, maka pendapatan perusahaan otomatis meningkat jauh di atas asumsi awal.

"Kalau pengguna jalan sudah melampaui target yang dihitung saat investasi dilakukan, mengapa tarif masih harus naik?" katanya.

Menurut Mori, apabila pendapatan perusahaan sudah meningkat karena pertumbuhan trafik, pemerintah seharusnya dapat mempertimbangkan untuk menunda atau bahkan membatalkan penyesuaian tarif demi melindungi daya beli masyarakat.

Tak hanya soal tarif, Mori juga menyoroti pola pemberian masa konsesi jalan tol yang menurutnya menyimpan tanda tanya besar.

Ia membandingkan Jalan Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) yang memiliki investasi sekitar Rp13,7 triliun dengan Jalan Tol Soreang–Pasirkoja (Soroja) yang nilai investasinya sekitar Rp1,7 triliun. Meski terdapat perbedaan investasi yang sangat besar, kedua ruas tersebut sama-sama memiliki masa konsesi sekitar 45 tahun.

Menurutnya, kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai transparansi dan dasar perhitungan penetapan masa konsesi.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.