Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Tanpa Dana AS, PBB Kesulitan Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Desi Rossilawati
Kamis, 13 Maret 2025 | 21:15 WIB
Bagikan
Tanpa Dana AS, PBB Kesulitan Salurkan Bantuan Kemanusiaan
VISI.NEWS | BANDUNG - Seorang pejabat tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengungkapkan kekhawatiran atas pemangkasan dana bantuan luar negeri oleh Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump. Tom Fletcher, Kepala Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), menyebut pengurangan dana ini sebagai 'guncangan seismik' bagi sektor kemanusiaan global. Dalam konferensi pers yang dikutip oleh AFP, Fletcher memperkirakan bahwa lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia membutuhkan bantuan kemanusiaan. Namun, akibat pemotongan ini, PBB kini harus membuat keputusan sulit dalam menentukan kehidupan mana yang bisa diselamatkan lebih dulu. Sejak Trump kembali menjabat pada Januari lalu, program bantuan luar negeri AS melalui Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) menjadi sasaran pemangkasan anggaran. Departemen Luar Negeri AS bahkan mengumumkan bahwa 83 persen program USAID akan dihentikan. Sebelumnya, PBB memperkirakan bahwa mereka membutuhkan dana sebesar US$47,4 miliar untuk mendukung sekitar 190 juta orang pada tahun 2025. Namun, dengan berkurangnya pendanaan dari AS yang selama ini menjadi kontributor utama jangkauan bantuan PBB semakin menyusut. "kami telah... terlalu bergantung pada pendanaan AS." kata Fletcher, seraya menambahkan bahwa saat ini timnya di Jenewa tengah berusaha mencari cara untuk menyelamatkan 100 juta jiwa dengan sumber daya yang tersisa untuk tahun depan. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.