Tangis Haru Pecah Iringi Kemenangan Timnas Garuda Muda U-16 Lolos ke Final

ED
Rabu, 10 Agustus 2022 | 22:51 WIB
Bagikan
Tangis Haru Pecah Iringi Kemenangan Timnas Garuda Muda U-16 Lolos ke Final
VISI.NEWS | SLEMAN- Melalui drama adu penalti yang mendebarkan, timnas Garuda Muda U-16 mengunci tiket ke final Piala AFF U-16/2022, setelah mengubur mimpi Myanmar dengan skor 5-4, setelah dalam waktu normal kedua tim bermain imbang sama kuat 1-1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (10/8) malam WIB. Gol penentu kemenangan yang membawa timnas Indonesia U-16 melaju ke final ditentukan oleh penendang terakhir M. Nabil Asyura, yang sukses mengeksekusi bola dengan cermat tanpa bisa diantisipasi kiper Myanmar, Sai Thi Ha Nang. Turut yang memberikan andil besar bagi tim pasukan Bima Sakti ini, yakni penjaga gawang Andrika Fathir yang secara gemilang berhasil memblok tedangan Shine Wanna Aung, sehingga membuka peluang bagi timnas Indonesia untuk memenangkan drama adu penalti. Begitu M. Nabil Asyura sukses menceploskan si kulit bundar ke gawang Myanmar, seluruh pemain dan ofisial langsung berhamburan dan saling berpelukan antar pemain. Tak pelak lagi, tangis haru pun pecah mengiringi kemenangan timnas Garuda Muda melenggang ke babak final. Selanjutnya pasukan Bima Sakti akan melanjutkan perjuangannya di partai puncak melawan Vietnam, setelah menang 2-0 atas Thailand. Laga final akan digelar pada hari Jumat (12/8/2022) di tempat yang sama. Jalannya pertandingan Timnas U-16 mengawali pertandingan dengan baik, dan membuat Myanmar berada dalam tekanan. Kendati demikian, penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat timnas U-16 gagal memaksimalkan peluang. Sebaliknya, Myanmar memberikan ancaman serius ketika laga memasuki menit ke-15. Kiper Andhika Fathir harus melakukan penyelamatan untuk mementahkan peluang Kaung Htet. Myanmar yang menerapkan skema bertahan sambil sesekali melakukan serangan balik, membuka keunggulan terlebih dulu menjelang babak pertama berakhir. Kesalahan Andhika dalam mengamankan bola dimanfaatkan Nay Min Htet untuk membawa Myanmar unggul 1-0 di paruh pertama. Timnas U-16 yang tertinggal satu gol langsung tancap gas, saat babak kedua dimulai. Serangan beruntun dilancarkan ke tembok belakang Myanmar yang tetap menerapkan taktik bertahan. Upaya Indonesia menyamakan kedudukan akhirnya terwujud pada menit ke-70. Tendangan bebas Riski Afrisal meluncur ke pojok atas gawang, tanpa bisa dijangkau kiper Sai Thi Ha Naing. Kecolongan lewat skema bola mati membuat Myanmar makin memperkuat barisan pertahanan. Akibatnya, timnas U-16 mengalami kesulitan untuk menembus area kotak penalti lawan, meski bola lebih sering bergulir di area permainan Myanmar. Timnas U-16 nyaris membalikkan keadaan pada menit ke-88. Sayangnya, tendangan salto Nabil Asyura menghajar mistar gawang, sehingga skor 1-1 memaksa pertandingan diselesaikan melalui adu penalti. Dalam babak tos-tosan ini, lima eksekutor timnas U-16, Iqbal Gwijangge, Figo Dennis, Arkhan Kaka, Riski Afrisal, dan Nabil Asyura menjalankan tugasnya dengan baik. Sedangkan dari lima algojo Myanmar, sepakan Shine Wanna Aung berhasil diblok Andhika, sehingga timnas U-16 melangkah ke partai puncak.@zall

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.