Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026

Tanah Bergerak di Ligarmukti, Bogor: 2 Keluarga Mengungsi

Desi Rossilawati
Rabu, 29 Januari 2025 | 13:30 WIB
Bagikan
Tanah Bergerak di Ligarmukti, Bogor: 2 Keluarga Mengungsi

VISI.NEWS | BOGOR - Tanah bergerak terjadi di wilayah Ligarmukti, Kecamatan Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/1/2025).

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani mengatakan, akibat longsor ini dipemicunya lantaran hujan deras dengan durasi yang panjang hari kemarin.

"Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi yang berdurasi cukup lama dan kondisi tanah yang labil sehingga mengakibatkan bergeraknya tanah," kata M Adam dikutip dari keteranganya, Rabu (29/1/2025).

Akibatnya, sebanyak dua unit rumah di sekitar lokasi terancam. Tanah yang bergerak itu diperkirakan mencapai 13 meter dengan tinggi 8 meter.

"Diperkirakan tinggi 8 meter, lebar 13 meter, dan panjang 10 meter. Jarak dari longsoran ke rumah sekitar 1 meter," jelasnya.

Petugas BPBD kemudian melakukan penanganan kebencanaan dan asesmen di lokasi. Penghuni kedua rumah tersebut kemudian mengungsi lantaran membahayakan.

"Korban mengungsi 2 KK total 8 jiwa, mengungsi di rumah kontrakan," ucapnya.

Sejauh ini belum ada bangunan maupun fasilitas warga yang rusak. Namun, dikhawatirkan tanah bergerak meluas dan membahayakan warga.

"Untuk saat ini dua unit rumah terancam sudah tidak ditempati lagi, dikhawatirkan tanah bergerak kembali apabila turun hujan. Diperlukan penanganan lebih lanjut dari pihak terkait," imbuhnya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.