Drama Penalti! Bungkam Persib, Persebaya Juara Piala Presiden 2026 6 Aug 2026 TP Pertahankan Status Visionary Leader Berkat Inovasi AI di Asia Pasifik 6 Aug 2026 Prabowo Belum Ganti Kapolri, Desakan Reformasi Polri Makin Menguat 6 Aug 2026 Drama Final Dimulai! Persib Tertahan, Persebaya Menggigit 1-1 6 Aug 2026 Polrestabes Bandung Siagakan 1.380 Personel Amankan Final Piala Presiden 6 Aug 2026 PowerCore 5.0 Meluncur, Solusi Listrik Prefabrikasi Pertama untuk Pusat Data AI Berdaya Tinggi 6 Aug 2026 STEM Jadi Kunci, Menaker Dorong Lulusan Kampus Siap Hadapi Dunia Kerja 6 Aug 2026 Penentuan Semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026 Dimulai, Indonesia Wajib Menang atas Singapura 6 Aug 2026 HYPTEC HT Tampil Dua Wajah di GIIAS 2026, GAC Buktikan SUV Listrik Bisa Bergaya Mewah hingga Rally Dakar 6 Aug 2026 Ekonomi Jabar Tumbuh 5,73 Persen, Kemiskinan Turun ke 6,54 Persen 6 Aug 2026 Drama Penalti! Bungkam Persib, Persebaya Juara Piala Presiden 2026 6 Aug 2026 TP Pertahankan Status Visionary Leader Berkat Inovasi AI di Asia Pasifik 6 Aug 2026 Prabowo Belum Ganti Kapolri, Desakan Reformasi Polri Makin Menguat 6 Aug 2026 Drama Final Dimulai! Persib Tertahan, Persebaya Menggigit 1-1 6 Aug 2026 Polrestabes Bandung Siagakan 1.380 Personel Amankan Final Piala Presiden 6 Aug 2026 PowerCore 5.0 Meluncur, Solusi Listrik Prefabrikasi Pertama untuk Pusat Data AI Berdaya Tinggi 6 Aug 2026 STEM Jadi Kunci, Menaker Dorong Lulusan Kampus Siap Hadapi Dunia Kerja 6 Aug 2026 Penentuan Semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026 Dimulai, Indonesia Wajib Menang atas Singapura 6 Aug 2026 HYPTEC HT Tampil Dua Wajah di GIIAS 2026, GAC Buktikan SUV Listrik Bisa Bergaya Mewah hingga Rally Dakar 6 Aug 2026 Ekonomi Jabar Tumbuh 5,73 Persen, Kemiskinan Turun ke 6,54 Persen 6 Aug 2026

Taliban Kutip 'Kebanggaan Afghanistan' untuk Bela Larangan Universitas bagi Perempuan

ED
Sabtu, 24 Desember 2022 | 19:56 WIB
Bagikan
Taliban Kutip 'Kebanggaan Afghanistan' untuk Bela Larangan Universitas bagi Perempuan

VISI.NEWS | AFGHANISTAN - Penjabat menteri pendidikan Afghanistan menolak kritik terhadap larangan Taliban terhadap perempuan memasuki universitas, mengutip pelanggaran siswa perempuan terhadap kode pakaian Islami, interaksi dengan siswa laki-laki, dan kehadiran di kelas tanpa ditemani kerabat laki-laki.

Berbicara kepada penyiar publik RTA pada hari Kamis, Sheikh Neda Mohammed Nadim mengatakan mata pelajaran juga diajarkan kepada wanita yang tidak sejalan dengan "hukum Islam dan kebanggaan Afghanistan," lapor penyiar swasta TOLOnews.

Penguasa Taliban Afghanistan melarang perempuan dari universitas di negara itu dengan segera berlaku pada hari Selasa. Perempuan dan anak perempuan sebagian besar telah dikucilkan dari kehidupan publik sejak Taliban merebut kekuasaan pada Agustus tahun lalu.

Lusinan wanita keluar ke jalan-jalan Kabul pada hari Kamis untuk memprotes larangan universitas. Beberapa negara Islam, termasuk Arab Saudi dan Qatar serta tetangga langsung Afghanistan Iran dan Pakistan, telah menyatakan kritik terhadap langkah tersebut.

Menuntut ilmu baik oleh laki-laki maupun perempuan dipandang oleh banyak orang sebagai ajaran Islam.

Dalam pernyataan tertulis pada hari Rabu, Kementerian Luar Negeri Türkiye juga meminta pihak berwenang Afghanistan untuk meninjau kembali keputusan tersebut dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membatalkannya.

“Pemerintahan Taliban membuat keputusan untuk melarang mahasiswi memasuki universitas di Afghanistan. Ini adalah keputusan yang bertentangan dengan semangat Islam,” kata Juru Bicara Kepresidenan Ibrahim Kalin.

Demikian pula, Menteri Luar Negeri Mevlüt Çavuşoğlu menegaskan pada hari Kamis, "Larangan ini tidak Islami atau humanistik. Islam mendorong pendidikan."

Menunjukkan bahwa ada sekitar 1 juta wanita yang memenuhi syarat untuk pendidikan universitas, Çavuşoğlu menambahkan: "Kerugian apa yang dapat ditimbulkan oleh pendidikan wanita bagi kemanusiaan atau bagi Afghanistan? Manfaat apa yang dibawa oleh keputusan seperti itu?" @fen/sumber: dpa/dailysabah.com

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.