Taj Yasin Minta Dinas UMKM Jemput Bola Dampingi Masyarakat Dapatkan PIRT
"Sebelumnya kita ada pelatihan di Pemalang, kemudian di Demak, dan sekarang di Sragen. Pelatihan ini, untuk meningkatkan keterampilan perempuan dalam mengolah potensi hasil perikanan khususnya ikan air tawar di desa ketro sehingga bisa menambah sumber penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga," kata Nawal.
Pada kunjungan itu pula, Taj Yasin ke Sragen menanggapi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sragen. Saat ini vaksinasi di Sragen mencapai hampir 77 persen untuk umum dan 65 persen untuk lansia. Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan, dengan pencapaian yang telah diraih tersebut seharusnya Kabupaten Sragen sudah masuk ke level I PPKM. Namun karena permasalahan pendataan yang belum benar, wilayah sragen masih berada pada level 2 PPKM.
"Kita menghormati Bupati Sragen. Tadi diceritakan, Sragen sudah 77 persen, lansia sudah 65 persen. Kira-kira mencari yang mau divaksin lagi sudah kesulitan. Sebab (masyarakat) Sragen itu mungkin pada saat awal-awal ikut vaksin di Surakarta," kata Taj Yasin.
Dengan kondisi itu, Taj Yasin berharap semua pihak mau bergerak membantu pendataan.
"Yang diperlukan, camat, kepala desa agar membantu bupatinya. Kepala desanya mendata mengajak kepala RW. Didata siapa yang sudah vaksin, di mana? Yang vaksinnya di luar dimasukkan dicatat bahwa warganya vaksin di luar. Ayo sekarang warganya sama-sama nyengkuyung (gotong-royong). Kita laporan yang belum vaksin," tandasnya. @Andi S
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!