Tahun 2024, Lebih 82% Profesional di Indonesia Mencari Pekerjaan Baru

ED
Selasa, 16 Januari 2024 | 11:02 WIB
Bagikan
Tahun 2024, Lebih 82% Profesional di Indonesia Mencari Pekerjaan Baru

Menyadari perkembangan tren pasar dan ekspektasi karyawan yang terus berubah, perusahaan tengah mengalihkan fokus mereka.Di luar insentif finansial, mereka akan meningkatkan nilai-nilai perusahaan seperti keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi serta peluang pengembangan karier. Pendekatan ini, termasuk investasi dalam kesejahteraan karyawan dan penguatan budaya perusahaan yang selaras dengan aspirasi tenaga kerja modern, bertujuan untuk mempertahankan tenaga kerja yang terampil.

Tinjauan di Tahun 2024

Di tengah tantangan ekonomi global, pasar kerja Indonesia pada tahun 2024 siap untuk bertumbuh, terutama di sektor yang sedang berkembang seperti pertambangan dan kendaraan listrik. Pertumbuhan ini mencerminkan prospek ekonomi yang positif, meskipun perusahaan mengakui adanya kekurangan keterampilan, khususnya di bidang teknologi.

Dalam menyesuaikan diri dengan perubahan pasar ini, sekitar 40% perusahaan mempertimbangkan untuk mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) seperti ChatGPT untuk melakukan fungsi administratif. Hal ini mengindikasikan adanya minat yang kuat dalam memanfaatkan teknologi yang baru muncul untuk meningkatkan efisiensi. Kecenderungan terhadap inovasi AI dan teknologi sejalan dengan adaptasi strategi bisnis yang lebih luas terhadap lanskap ekonomi dan teknologi Indonesia yang terus berkembang.

Secara bersamaan, meningkatnya biaya hidup mendorong pergeseran fokus ke arah keamanan pekerjaan, memengaruhi baik ekspektasi gaji maupun manfaat yang ditawarkan oleh perusahaan. Sejalan dengan perubahan ini, kebijakan perusahaan juga mengalami transformasi: sekitar 42% perusahaan masih akan menerapkan bekerja dari kantor (work-from-office/WFO) 5 hari seminggu, sementara 36% memilih 3 hari seminggu. Ragam kebijakan WFO ini mencerminkan transformasi pendekatan perusahaan agar lebih selaras dengan evolusi kebutuhan dan preferensi tenaga kerja menandai pergeseran menuju model perusahaan yang lebih fleksibel dan responsif.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.