Survei SMRC: Dedi Mulyadi Ungguli Prabowo, Elektabilitas Presiden Turun Tajam
SMRC juga mencatat perubahan besar dalam empat bulan terakhir pada simulasi dua nama tersebut.
Pada survei Februari–Maret 2026, Prabowo masih unggul dengan elektabilitas 50,5 persen, sedangkan Dedi Mulyadi memperoleh 42,6 persen.
Namun, hasil survei Juli 2026 menunjukkan kondisi yang berbalik.
Elektabilitas Prabowo turun menjadi 28,3 persen, sementara Dedi melonjak hingga mencapai 59 persen.
Menurut Deni, perubahan tersebut menunjukkan adanya dinamika preferensi publik yang cukup cepat terhadap figur-figur yang dinilai layak memimpin Indonesia pada masa mendatang.
Survei SMRC ini menggunakan populasi seluruh warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih.
Sebanyak 749 responden dipilih secara acak sebagai sampel penelitian.
Metode pengumpulan data dilakukan melalui dua pendekatan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!