Survei: Pendapatan Tak Menentu Jadi Hambatan Utama Menabung Haji
Ia menambahkan, meningkatnya minat masyarakat terhadap solusi perencanaan ibadah juga terlihat dari tingginya antusiasme peserta dalam Kajian Akbar "Langkah Baik".
Menurutnya, pengguna Muslim Pro kini tidak hanya mencari panduan ibadah, tetapi juga solusi yang membantu mereka mempersiapkan masa depan, termasuk perencanaan keuangan menuju Baitullah.
Melalui platform Amanah Pro, Muslim Pro menghadirkan layanan yang dirancang untuk memudahkan masyarakat, khususnya generasi muda, memulai tabungan haji secara lebih fleksibel dan sesuai kemampuan finansial masing-masing.
Berbeda dengan seminar keuangan pada umumnya, Kajian Akbar "Langkah Baik" dikemas dalam konsep piknik komunal yang lebih santai. Peserta mengikuti kajian dengan duduk di atas tikar dan bantal lesehan sehingga tercipta suasana yang lebih hangat, interaktif, dan mendorong refleksi bersama.
Dalam kajian tersebut, Ustadz Denis Lim menekankan bahwa perjalanan menuju ibadah haji tidak dimulai ketika dana telah terkumpul, melainkan sejak seseorang memiliki niat yang tulus.
Menurutnya, kesiapan spiritual dan perencanaan finansial merupakan dua hal yang saling melengkapi dalam perjalanan menuju Tanah Suci.
"Banyak orang mengira persiapan haji baru dimulai saat uangnya sudah terkumpul. Padahal persiapannya dimulai jauh lebih awal, yaitu dari niat. Jangan menunggu momen yang sempurna untuk memulai. Mulailah hari ini, dan biarkan setiap langkah membawa kita lebih dekat ke Baitullah," kata Denis Lim.
Selain kajian, acara juga menghadirkan sesi refleksi "Face of Hijrah" bersama Alvin, diskusi interaktif antara peserta dengan Ustadz Denis Lim dan penyanyi Kunto Aji, serta penampilan musik yang menutup rangkaian kegiatan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!