Survei LKPI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 79,3 Persen

Desi Rossilawati
Senin, 3 Agustus 2026 | 15:43 WIB
Bagikan
Survei LKPI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 79,3 Persen

Presiden Prabowo Subianto./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) merilis hasil survei yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto pada semester I 2026 mencapai 79,3 persen.

Berdasarkan hasil survei yang dirilis di Jakarta, Senin (3/8/2026), sebanyak 13,5 persen responden menyatakan tidak puas terhadap kinerja Presiden, sedangkan 7,2 persen lainnya tidak memberikan jawaban.

Direktur Eksekutif LKPI, Novriansyah, mengatakan tingginya tingkat kepuasan masyarakat dipengaruhi oleh sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai memberikan dampak positif di berbagai sektor.

"Berdasarkan hasil survei kami, masyarakat menilai berbagai kebijakan pemerintah selama semester I 2026 telah memberikan dampak positif. Komitmen pemberantasan korupsi, perhatian terhadap sektor pertanian dan kesejahteraan petani, keberhasilan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta berbagai program sosial pemerintah menjadi faktor utama yang membentuk tingkat kepuasan publik," ujar Novriansyah.

LKPI mencatat tingkat kepuasan terhadap upaya pemerintah dalam pemberantasan korupsi mencapai 83,2 persen. Sementara itu, 78,4 persen responden menyatakan puas terhadap kebijakan pemerintah dalam memperbaiki tata kelola pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Kemampuan pemerintah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjadi aspek dengan tingkat kepuasan tertinggi, yakni mencapai 85,8 persen. Selain itu, jaminan ketersediaan bahan kebutuhan pokok juga memperoleh tingkat kepuasan sebesar 84,7 persen.

Survei tersebut juga mengukur persepsi masyarakat terhadap sejumlah kondisi nasional. Sebanyak 40,8 persen responden menilai kondisi keamanan nasional berada dalam kategori baik atau sangat baik, sementara 36,5 persen menilai kondisi tersebut berada pada kategori biasa saja.

Pada aspek penegakan hukum, 31,8 persen responden memberikan penilaian baik atau sangat baik. Adapun 69,9 persen responden menilai kondisi pemberantasan korupsi secara umum berada dalam kategori baik atau sangat baik.

Di sisi lain, perhatian Presiden terhadap kesulitan masyarakat memperoleh tingkat kepuasan sebesar 76,8 persen. Program-program sosial pemerintah mendapat tingkat kepuasan 82,1 persen, sedangkan upaya menjaga persatuan nasional dan stabilitas politik memperoleh tingkat kepuasan sebesar 80,2 persen.

Sebanyak 60,2 persen responden juga menilai pemerintah berhasil menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran.

LKPI menilai hasil survei tersebut menunjukkan masyarakat mengapresiasi berbagai program prioritas pemerintah. Meski demikian, lembaga itu mencatat masih terdapat harapan publik agar pemerintah terus memperkuat reformasi di bidang penegakan hukum, pemberantasan korupsi, percepatan pengurangan kemiskinan, serta penciptaan lapangan kerja.

Survei LKPI dilakukan pada 18–28 Juli 2026 terhadap 1.557 responden yang tersebar di seluruh Indonesia menggunakan metode multistage random sampling. Survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sekitar ±2,47 persen. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka yang dilengkapi verifikasi digital.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.