Super Air Jet Buka Rute Bandung-Medan dan Bali
VISI.NEWS — Konektivitas udara Kota Bandung kembali bertambah. Maskapai Super Air Jet akan membuka kembali layanan penerbangan langsung dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung menuju Medan dan Bali mulai pertengahan September 2026.
Kehadiran kembali Super Air Jet di Kota Bandung menjadi kabar positif bagi masyarakat Jawa Barat, terutama mereka yang memiliki mobilitas tinggi untuk kepentingan bisnis, pendidikan, pekerjaan, wisata maupun kunjungan keluarga.
Pembukaan dua rute tersebut juga dinilai dapat memberikan pilihan perjalanan yang lebih cepat dan praktis bagi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas pelaku usaha, wisatawan, hingga pelaku UMKM.
Super Air Jet mengumumkan layanan penerbangan dari Bandung akan kembali beroperasi secara bertahap. Pada tahap awal, maskapai tersebut membuka rute Bandung–Medan melalui Bandara Internasional Kualanamu dan Bandung–Bali melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Penerbangan dari Medan menuju Bandung yang kemudian dilanjutkan ke Bali dijadwalkan mulai beroperasi pada 18 September 2026. Sementara itu, penerbangan langsung dari Bandung menuju Medan mulai dilayani pada 20 September 2026.
Untuk rute Bandung–Medan, penerbangan dijadwalkan memiliki frekuensi empat kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat dan Minggu.
Super Air Jet menyebut kembalinya layanan penerbangan dari Bandung merupakan momentum yang dinantikan masyarakat. Konektivitas udara dinilai menjadi salah satu kebutuhan penting di tengah tingginya mobilitas masyarakat antardaerah.
Rute langsung juga memungkinkan masyarakat Jawa Barat melakukan perjalanan ke sejumlah daerah tanpa harus terlebih dahulu melakukan perjalanan darat ke bandar udara di luar Bandung.
Pembukaan rute dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan operasional serta perkembangan kebutuhan perjalanan masyarakat. Setelah rute Bandung–Medan dan Bandung–Bali, Super Air Jet juga tengah mempersiapkan pengembangan jaringan penerbangan menuju sejumlah kota lainnya dari Bandung.
Rute Bandung–Medan memiliki nilai strategis karena menghubungkan Jawa Barat secara langsung dengan Sumatra Utara. Medan merupakan salah satu pusat aktivitas bisnis, perdagangan, pendidikan, layanan kesehatan dan pariwisata di kawasan barat Indonesia.
Kehadiran penerbangan langsung tersebut diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi antara Jawa Barat dan Sumatra Utara.
Dari Bandara Internasional Kualanamu, penumpang juga memiliki kesempatan untuk melanjutkan perjalanan menuju berbagai kota di Sumatra maupun sejumlah destinasi lainnya.
Bagi sektor pariwisata, akses langsung Bandung–Medan membuka peluang lebih besar bagi wisatawan untuk mengunjungi berbagai destinasi unggulan Sumatra Utara. Salah satu yang paling potensial adalah kawasan Danau Toba yang selama ini menjadi salah satu tujuan wisata utama di wilayah tersebut.
Selain Danau Toba, wisatawan dapat menjelajahi kekayaan budaya, sejarah serta kuliner khas Sumatra Utara.
Dari sisi ekonomi, konektivitas tersebut juga memberikan manfaat bagi pelaku usaha dan UMKM. Akses penerbangan yang lebih mudah dapat membantu pelaku usaha memperluas pasar, bertemu mitra bisnis, menghadiri pameran maupun membawa produk ke wilayah lain.
Sementara itu, rute Bandung–Bali menawarkan alternatif perjalanan langsung menuju salah satu destinasi wisata paling populer di Indonesia.
Bali tidak hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga merupakan pusat kegiatan MICE, ekonomi kreatif, perhotelan, pendidikan, komunitas dan berbagai kegiatan bisnis berskala nasional maupun internasional.
Bagi masyarakat Bandung dan Jawa Barat, penerbangan langsung menuju Bali dapat memangkas waktu perjalanan sekaligus memberikan kemudahan bagi wisatawan maupun pelaku usaha yang memiliki aktivitas di Pulau Dewata.
Konektivitas melalui Bali juga membuka peluang perjalanan lanjutan menuju sejumlah kota di Indonesia. Penumpang dapat melanjutkan perjalanan ke Surabaya, Makassar, Labuan Bajo, Lombok, Kupang dan berbagai destinasi lainnya.
Tidak hanya penerbangan domestik, Bali juga menjadi salah satu pintu perjalanan menuju berbagai destinasi internasional. Dari Bali, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju sejumlah kota seperti Perth, Sydney, Melbourne, Brisbane, Kuala Lumpur hingga Bangkok.
Dengan demikian, pembukaan rute Bandung–Bali tidak hanya memberikan akses langsung bagi masyarakat Jawa Barat ke Bali, tetapi juga memperluas pilihan perjalanan menuju berbagai destinasi nasional dan internasional.
Untuk melayani penerbangan tersebut, Super Air Jet akan menggunakan pesawat Airbus A320-200 dengan kapasitas 180 kursi kelas ekonomi.
Tiket penerbangan serta berbagai kebutuhan perjalanan lainnya dapat diakses melalui platform BookCabin. Platform tersebut juga menyediakan layanan check-in online bagi penumpang sehingga proses perjalanan di bandara dapat dilakukan dengan lebih praktis.
Kembalinya Super Air Jet juga menambah pilihan bagi masyarakat Bandung yang ingin bepergian melalui Bandara Husein Sastranegara.
Dengan adanya rute langsung Bandung–Medan dan Bandung–Bali, masyarakat kini memiliki lebih banyak alternatif dalam menyusun perjalanan, baik untuk perjalanan satu tujuan maupun perjalanan multi-destinasi.
Bagi Kota Bandung, peningkatan konektivitas udara ini juga memiliki arti penting bagi sektor pariwisata dan perekonomian. Kemudahan akses transportasi dapat mendorong mobilitas wisatawan, memperlancar aktivitas bisnis serta membuka peluang baru bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM.
Bandara Husein Sastranegara pun kembali memiliki peran penting sebagai salah satu gerbang transportasi udara bagi masyarakat Bandung dan Jawa Barat.
Kehadiran kembali penerbangan langsung Super Air Jet diharapkan tidak hanya mempermudah masyarakat melakukan perjalanan, tetapi juga memperkuat hubungan ekonomi dan pariwisata Bandung dengan berbagai wilayah di Indonesia.
Dengan dibukanya rute Bandung–Medan dan Bandung–Bali, konektivitas udara dari Kota Bandung memasuki babak baru. Akses yang lebih mudah diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi, pariwisata dan aktivitas usaha di Jawa Barat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!