Sunyi di Jalanan, Ketegangan Masih Menggantung: Iran Tangkap 3.000 Orang Usai Gelombang Protes
Para pemimpin Iran menyebut demonstran sebagai “perusuh” dan menuduh Amerika Serikat serta Israel berperan dalam memicu ketidakstabilan. Di sisi lain, kelompok hak asasi manusia melaporkan angka korban yang jauh lebih tinggi dari versi pemerintah.
Menurut organisasi HAM, lebih dari 1.000 demonstran dilaporkan tewas sejak aksi dimulai. Sementara itu, pemerintah Iran menyatakan sedikitnya 100 anggota pasukan keamanan meninggal akibat serangan yang berkaitan dengan protes.
Meski aksi massa kini mereda, situasi Iran dinilai masih jauh dari stabil. Pemadaman internet, penangkapan besar-besaran, dan krisis ekonomi yang belum teratasi berpotensi kembali memicu gelombang ketidakpuasan publik di masa mendatang. @kanaya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!