Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026

Studi Israel Menemukan, Booster Vaksin Pfizer dapat Melindungi dari Omicron

ED
Minggu, 12 Desember 2021 | 08:22 WIB
Bagikan
Studi Israel Menemukan, Booster Vaksin Pfizer dapat Melindungi dari Omicron

VISI.NEWS | ISRAEL - Studi Israel menemukan penguat Pfizer Covid-19 dapat melindungi terhadap virus jenis Omicron.

Peneliti Israel mengatakan pada Sabtu (11/12/2021) bahwa mereka, menemukan test tiga kali suntikan vaksin Pfizer/BioNTech Covid-19 dapat memberikan perlindungan yang signifikan terhadap varian baru Omicron.

Temuan serupa dengan yang disajikan oleh BioNTech dan Pfizer awal pekan ini, merupakan sinyal awal bahwa suntikan booster bisa menjadi kunci untuk melindungi terhadap infeksi dari varian yang baru diidentifikasi itu.

Penelitian yang dilakukan oleh Pusat Medis Sheba dan Laboratorium Virologi Pusat Kementerian Kesehatan, membandingkan darah 20 orang yang telah menerima dua dosis vaksin 5-6 bulan sebelumnya, dengan jumlah orang yang sama yang telah menerima booster sebulan sebelumnya.

“Orang yang menerima dosis kedua 5 atau 6 bulan yang lalu, tidak memiliki kemampuan netralisasi terhadap Omicron. Namun mereka memiliki beberapa kemampuan melawan Delta (strain),” Gili Regev-Yochay, Direktur Unit Penyakit Menular di Sheba, mengatakan kepada wartawan.

“Kabar baiknya adalah bahwa dengan dosis booster itu meningkat sekitar seratus kali lipat. Ada perlindungan yang signifikan dari dosis booster. Itu lebih rendah dari kemampuan netralisasi terhadap Delta, sekitar empat kali lebih rendah, ”katanya.

Tim Israel mengatakan, mereka bekerja dengan virus yang sebenarnya sementara perusahaan menggunakan apa yang dikenal sebagai pseudovirus, yang direkayasa secara biologis untuk memiliki ciri mutasi Omicron.

Penelitian Israel mengikuti sebuah penelitian dari Afrika Selatan yang menemukan varian Omicron sebagian dapat menghindari perlindungan dari dua dosis. @mpa/al arabiya

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.