Sri Mulyani Andalkan Investasi Swasta dan Danantara Capai Pertumbuhan 5,4%
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 16 Agustus 2025 | 16:30 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan Indonesia membutuhkan investasi sebesar Rp 7.450 triliun untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,4 persen pada 2026.
Dalam konferensi pers RAPBN 2026 dan Nota Keuangan di Jakarta, Jumat (15/8/2025), Sri Mulyani mengutip arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa pembiayaan pembangunan tidak harus sepenuhnya mengandalkan APBN.
“Untuk mencapai 5,4 persen pertumbuhan kita 2026, dibutuhkan Rp 7.450 triliun dari total investment di dalam GDP (gross domestic product) kita,” ujarnya.
Dari jumlah tersebut, investasi Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) diperkirakan mencapai Rp 720 triliun. Sementara investasi swasta diproyeksikan Rp 6.200 triliun dan kontribusi APBN sebesar Rp 530 triliun.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menambahkan, percepatan eksekusi APBN 2026 akan menjadi kunci akselerasi pertumbuhan. Ia optimistis target ekonomi bisa tercapai dengan dukungan investasi, ekspor yang meningkat, konsumsi terjaga lewat bantuan sosial, serta belanja pemerintah yang lebih efektif.
Target pertumbuhan 2026 ini lebih tinggi dibanding APBN 2025. Adapun realisasi pertumbuhan ekonomi semester I 2025 tercatat 4,99 persen year on year, dengan capaian 4,87 persen pada kuartal I dan 5,12 persen di kuartal II.
@ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!