SOSOK | Laksma TNI Dr. Asep Iwa Soemantri: Si Akademisi Militer yang Tak Pernah Puas Belajar
Sebagai akademisi, Dr. Asep aktif mengajar, membimbing, dan menyiapkan generasi baru perwira TNI. Ia percaya bahwa militer modern bukan hanya soal disiplin fisik, tetapi juga pengembangan intelektual, etika, dan kemampuan analisis yang tajam. Pendekatan inilah yang menjadikannya sosok langka: perwira sekaligus guru dan mentor di dunia militer.
Kepemimpinannya di Akademi Angkatan Laut ditandai dengan modernisasi pendidikan militer, termasuk integrasi teknologi, standar kualitas internasional, dan penguatan karakter prajurit. Dr. Asep menekankan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan dan pengembangan diri adalah bagian dari strategi nasional, bukan sekadar prestise pribadi.
Di mata rekan dan alumni SMAN Cimindi 13 Bandung, Dr. Asep dijuluki “Kolonel Iwa”—sapaan hangat yang mencerminkan kesederhanaan sekaligus karisma. Ia jarang memamerkan gelar dan sertifikasi yang dimiliki, meski jumlahnya luar biasa, dan lebih fokus pada kontribusi nyata dalam pendidikan, militer, dan pengembangan masyarakat.
Selain dunia akademik, hobinya tetap sekolah dan belajar. Bahkan di usia menjelang 50 tahun, ia dikenal rajin mengikuti kursus, seminar, dan pelatihan, baik di dalam maupun luar negeri, untuk memperbarui ilmu dan keterampilan. Kebiasaan ini membuatnya jarang tertandingi dalam hal kombinasi pengalaman militer dan pendidikan formal di kalangan TNI.
Kenaikan pangkat menjadi Laksamana Pertama dan jabatan Sekretaris Akademi Angkatan Laut adalah pengakuan atas dedikasi, kerja keras, dan kapasitas intelektualnya yang luar biasa. Dr. Asep Iwa Soemantri bukan hanya perwira TNI; ia adalah simbol perwira akademisi yang membuktikan bahwa semangat belajar dan pengembangan diri tidak mengenal batas usia maupun jenjang karier.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!