Sosialisasi Peningkatan Deteksi Dini Radikalisme untuk Pengurus Jarkom dan DMI Kabupaten Bandung
VISI.NEWS | SOREANG - Bupati Bandung HM Dadang Supriatna mengharapkan pengurus Dewan Mesjid Indonesia (DMI) dan Jaringan Komunikasi (Jarkom) Desa bisa menjadi mitra pemerintah dalam mengawal visi dan misi Kabupaten Bandung.
"DMI dan Jarkom Desa diharapkan bisa menjadi mitra pemerintah dalam mengawal visi dan misi Kabupaten Bandung yang berorientasi pada BEDAS yang singkatan dari Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera. Sehingga bisa mengantisipasi, memberi saran, solusi, dan memperkuat kemitraannya dengan seluruh Stakeholder lainnya, baik TNI dan Polri dalam setiap wilayahnya," ujarnya dalam sambutan yang dibacakan Kabid Kewaspadaan Daerah dan Kerjasama Intelegen Aam Rahmat di Hotel Sultan Raja, Kamis (3/11/2022).
Sambutan Bupati Bandung itu disampaikan pada acara sosialisasi Pencegahan dan Penganggulangan Radikalisme dan Ekstrimisme berbasis kekerasan yang mengarah pada Terorisme tingkat Kabupaten Bandung tahun 2022.
Sementara pembicara dari BIN dan Densus 88 Anti Teror, AKP H. Satori mengatakan bahwa radikalisme dan teroris ada dalam setiap agama, dan teroris tidak punya agama.
"Radikalisme, intoleransi ini adalah sebuah paham yang tidak mau menerima perbedaan. Apa yang menjadi penyebab intoleransi, sehingga di Jawa Barat tercatat 271 orang terpapar paham ini, dan di Kabupaten Bandung sendiri ada 52 orang." Jelasnya.
Hal itu terjadi, katanya, karena individu terpapar paham agama yang sempit- Fakir ilmu dan harta sehingga memiliki kesenjangan sosial, adanya kapitalisme global, dan kemajuan tekhnologi sebagai penyebabnya juga adanya emosi keagamaan. Sentimen keagamaan- faktor kultural. Adanya demokrasi kebebasan. Merasa terdiskriminasi dan merasa tidak mendapatkan ketidakadilan, baik oleh lingkungan, pemerintahan, bahkan orang tua, sehingga ada pelarian diri.
"Antisipasi untuk itu maka ada penegakan hukum, strategi reedukasi dan reintegrasi, strategi pembinaan masyarakat, dan strategi pendekatan kesejahteraan, dengan membantu perekonomiannya," ujarnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!