Soroti Efisiensi Anggaran, Sudjatmiko Minta Program Pro-Rakyat Segera Direalisasikan
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 28 Agustus 2025 | 17:35 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Sudjatmiko, menyoroti dampak efisiensi anggaran yang dinilai mempengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menegaskan bahwa efisiensi yang dilakukan pemerintah sejak awal tahun berdampak pada rendahnya serapan anggaran, khususnya pada bulan Februari hingga Mei.
“Jadi kita tahu dampak efisiensi pada awal pemberhentian Pak Prabowo ini memang sangat berdampak. Pertumbuhan ekonomi jadi rendah karena serapan anggaran juga rendah,” ujar Sudjatmiko dalam rapat Komisi V DPR RI, Rabu (27/8/2025).
Sudjatmiko mencontohkan program BMKG yang semula memiliki anggaran Rp 2,8 triliun, namun setelah terkena efisiensi hanya tersisa Rp 2,29 triliun. Menurutnya, pengurangan anggaran tersebut berdampak pada progres penerapan ekonomi di masyarakat.
“Kalau sudah ada kegiatan yang pasti, sebaiknya langsung dijalankan. Program-program yang bersentuhan dengan masyarakat harus diprioritaskan, termasuk yang dikerjakan mitra seperti Basarnas,” tegasnya.
Sudjatmiko menambahkan, Komisi V DPR RI berharap mitra kerja kementerian/lembaga segera menyalurkan program ke daerah, terutama yang bersifat langsung dirasakan masyarakat.
“Kami banyak menerima aspirasi dari daerah-daerah, mulai dari sekolah, penanganan banjir, hingga kesiapsiagaan bencana. Program seperti itu sangat dibutuhkan,” jelasnya.
Selain itu, Sudjatmiko juga menyoroti sistem peringatan dini bencana yang dinilai masih lamban, terutama saat terjadi gempa di salah satu wilayah baru-baru ini. Menurutnya, keterlambatan informasi bisa berdampak pada keselamatan masyarakat serta transportasi publik seperti MRT dan kereta cepat.
“Waktu itu peringatan dini gempa terlambat. Bahkan saya sampai menghubungi pihak terkait lewat WA untuk memastikan. Harapan kami ada sistem yang lebih cepat, agar masyarakat bisa segera mendapat informasi,” tuturnya.
Sudjatmiko menekankan pentingnya komunikasi antara pemerintah, mitra kerja, dan DPR RI agar masyarakat melihat bahwa wakil rakyat peduli terhadap kebutuhan mereka.
“Supaya dilihat masyarakat bahwa DPR itu hadir dan peduli terhadap rakyat. Apalagi saat ini kinerja DPR banyak disoroti. Kami ingin agar program-program ini benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. @givary
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!