Sorotan Media Asing atas Hasil Debat Pertama Para Capres pada Pemilu 2024

ED
Rabu, 13 Desember 2023 | 11:32 WIB
Bagikan
Sorotan Media Asing atas Hasil Debat Pertama Para Capres pada Pemilu 2024

VISI.NEWS | JAKARTA - Debat pertama antara tiga calon presiden (capres) Indonesia, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan, yang digelar pada Selasa (12/12/2023) malam, menarik perhatian media asing. Dalam debat yang bertema "Visi Misi Indonesia Maju" tersebut, ketiga capres saling beradu argumen dan gagasan tentang berbagai isu strategis, seperti ekonomi, politik, hukum, dan keamanan.

Media asing memberikan sorotan dan kritik terhadap penampilan masing-masing capres, baik dari segi substansi maupun gaya berkomunikasi. Berikut adalah beberapa kutipan dari media asing yang meliput debat pertama capres Indonesia:

  •  The Diplomat: "Prabowo Subianto, the defense minister and former special forces commander under Suharto, came across as confident and assertive, but also prone to exaggeration and hyperbole. He claimed that Indonesia was facing a 'multi-dimensional crisis' and that the country's sovereignty was under threat from foreign powers. He also accused his rivals of being 'puppets' of the ruling party and the incumbent president Joko Widodo."

The Diplomat:"Prabowo Subianto, menteri pertahanan dan mantan komandan pasukan khusus di bawah pemerintahan Suharto, tampil percaya diri dan tegas, namun juga cenderung berlebihan dan hiperbola. Ia menyatakan bahwa Indonesia sedang menghadapi 'krisis multidimensi' dan kedaulatan negara berada di bawah ancaman kekuatan asing. Ia juga menuding para pesaingnya sebagai 'boneka' partai penguasa dan presiden petahana Joko Widodo."

  • Reuters: "Ganjar Pranowo, the governor of Central Java and the candidate of the ruling Indonesian Democratic Party of Struggle (PDI-P), appeared calm and composed, but also somewhat defensive and evasive. He defended the achievements of the Jokowi administration, especially in handling the Covid-19 pandemic and boosting the economy, but he also admitted that there were still many challenges and problems to be solved. He tried to distance himself from the unpopular policies of the central government, such as the controversial omnibus law and the plan to relocate the capital city."

Reuters: "Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah dan calon dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang berkuasa, tampak tenang dan tenang, namun juga agak defensif dan mengelak. Ia membela pencapaian pemerintahan Jokowi, Terutama dalam penanganan pandemi Covid-19 dan peningkatan perekonomian, namun ia juga mengakui masih banyak tantangan dan permasalahan yang harus diselesaikan. Ia berusaha menjauhkan diri dari kebijakan-kebijakan pemerintah pusat yang tidak populer, seperti omnibus law yang kontroversial dan kebijakan-kebijakan yang tidak populer. rencana pemindahan ibu kota."

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.