Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Soeharto dan Marsinah, Dua Pahlawan yang Berlawanan

ED
Rabu, 12 November 2025 | 11:26 WIB
Bagikan
Soeharto dan Marsinah, Dua Pahlawan yang Berlawanan

Wahyu Susilo, adik dari Wiji Thukul yang juga menjadi korban penghilangan paksa pada 1998, menambahkan bahwa Soeharto tidak layak diberi gelar pahlawan karena ia adalah aktor utama dalam banyak pelanggaran HAM. "Pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto adalah bentuk dari politik impunitas," ujar Wahyu. Ia juga menyebutkan bahwa rezim saat ini berusaha menghindari proses keadilan transisional yang seharusnya menuntut pengungkapan kebenaran dan pertanggungjawaban bagi pelaku-pelaku pelanggaran HAM.

Sebagian besar dari nama-nama yang ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada 2025 adalah nama-nama yang tertunda, seperti Soeharto, Abdurrahman Wahid, dan Ali Sadikin. Namun, kehadiran nama Marsinah dalam daftar ini mengundang kontroversi karena sampai saat ini, kebenaran terkait kematiannya belum terungkap dengan jelas.

Ruth Indiah Rahayu menilai bahwa upaya pemerintah ini bertentangan dengan prinsip-prinsip keadilan transisional. Menurutnya, penyelesaian pelanggaran HAM melalui mekanisme keadilan transisional seharusnya melibatkan pengungkapan kebenaran dari para korban, proses pengadilan terhadap pelaku, dan pemulihan hak-hak para korban. Namun, proses-proses ini tidak pernah dilakukan dengan serius oleh pemerintah, baik di masa Soeharto maupun di masa pemerintahan saat ini.

Damairia Pakpahan juga menambahkan bahwa upaya pemerintah menetapkan Soeharto sebagai pahlawan nasional adalah tindakan yang tidak logis. "Pemerintah ini menggunakan kekuasaan, bukan logika," katanya. Ia menyebutkan bahwa meskipun ada klaim bahwa para pelaku telah diadili, yang sebenarnya diadili hanyalah pelaku lapangan, bukan aktor intelektual yang bertanggung jawab atas tindakan tersebut.

Dalam kasus Marsinah, pelaku utama pembunuhan tidak pernah diadili secara adil. Kasus ini menjadi sorotan internasional, terutama oleh Organisasi Buruh Internasional (ILO). Penyelidikan yang dilakukan oleh Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) pada 1996 mengungkapkan adanya kesalahan prosedural dalam proses penyelidikan polisi, yang menunjukkan bahwa pemerintahan Orde Baru telah melakukan rekayasa dalam penyidikan kasus Marsinah.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.