"Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026

Soal Obat, Apoteker Harus Tingkatkan Literasi Masyarakat

ED
Senin, 26 Desember 2022 | 19:42 WIB
Bagikan
Soal Obat, Apoteker Harus Tingkatkan Literasi Masyarakat

VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, apoteker memiliki kewajiban untuk meningkatkan literasi masyarakat. Khususnya kesadaran soal konsumsi obat-obatan.

"Apoteker harus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bijak menggunakan obat. Literasi akan meningkatkan pemahaman masyarakat untuk memilih dan mengkonsumsi obat sesuai aturan," kata Yana, dilansir dari laman resmi Pemkot Bandung.

Yana melontarkan itu pada acara Pelantikan Pengurus Ikatan Apoteker Indonesia Kota Bandung, di Pendopo Kota Bandung, Sabtu 24 Desember 2022.

Yana mengatakan, era industri 4.0 telah mengubah paradigma tentang sejumlah profesi, termasuk profesi apoteker.

Di era ini, paradigma apoteker beralih dari 'drug oriented' menjadi 'patient oriented'.

"Kegiatan pelayanan kefarmasian yang hanya berfokus pada pengelolaan obat sebagai komoditas, berubah orientasinya menjadi pelayanan yang secara komprehensif bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien," jelas Yana.

Menurutnya, dengan paradigma "patient oriented", apoteker harus meningkatkan kompetensi, pengetahuan, keterampilan, dan perilaku agar dapat melaksanakan interaksi langsung dengan pasien.

"Bentuk interaksi itu antara lain pemberian informasi obat dan monitoring penggunaan obat supaya hasil akhir pengobatan dapat tercapai," tuturnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.