Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026

Soal Koperasi Merah Putih, Nengah Berikan Sejumlah Catatan pada Menteri Koperasi

Desi Rossilawati
Rabu, 28 Mei 2025 | 04:14 WIB
Bagikan
Soal Koperasi Merah Putih, Nengah Berikan Sejumlah Catatan pada Menteri Koperasi
VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI Nengah Senantara menyebut bila pembentukan Koperasi Merah Putih harus disiapkan secara matang. Nengah mengatakan bila koperasi didirikan dengan beberapa dasar seperti adanya filosofi, ideologi, dan tentu juga perlu diperhatikan secara histori. Menurutnya, Koperasi didirikan dengan tujuan untuk memsejahterakan anggota tentunya yang ada di desa-desa setiap daerah. “Nah tetapi disini kita lihat koperasi yang dibentuk oleh negara permodalannya dari negara, padahal filosofinya koperasi itu adalah ada yang namanya simpanan pokok dan ada namanya simpanan wajib, ada namanya simpanan sukarela. Dari tiga hal inilah membentuk kooperasi dengan dasar ada tanggung jawab bersama, ada rasa saling memiliki,” kata Nengah melalui keterangannya, Selasa (27/5/2025). Namun, sekarang ini ada wacana bila permodalan untuk Koperasi Merah Putih berasal dari negara lewat tangan Himbara. Nengah menyoroti hal tersebut bila menggunakan sistem seperti ini, ada rasa khawatir bila rasa memiliki dari anggota tentu kurang memadai dan tanggung jawabnya nanti lagi-lagi ke negara. “Mohon nanti dijelaskan sedikit kenapa berlawanan dengan sejarahnya koperasi dulu dengan apa yang didirikan sekarang.. Terutama dari sisi permodalan,” ujarnya. Hal lain yang menjadi catatan adalah terkait plafon koperasi yang akan dibuatkan sekitar Rp 3 Miliar hingga 5 Miliar. Dengan hal ini, dana yang akan dialokasikan untuk koperasi ini hampir Rp 400 Triliun. Nengah khawatir ada dana plafon yang disiapkan di Himbara bisa disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu yang mengatasnamakan koperasi. “Ini mohon juga perhatiannya jangan sampai nanti kerugian yang muncul lagi-lagi rakyat yang menjadi korban,” tutupnya. @givary

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.