Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026

Soal Ijazah, Disdik Minta Sekolah di Sukabumi Data Lulusan yang Punya Tunggakan

Desi Rossilawati
Sabtu, 1 Februari 2025 | 04:39 WIB
Bagikan
Soal Ijazah, Disdik Minta Sekolah di Sukabumi Data Lulusan yang Punya Tunggakan
VISI.NEWS | SUKABUMI - Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Jawa Barat (Jabar) melakukan koordinasi dengan SMA dan SMK swasta di Sukabumi untuk mengetahui berapa banyak lulusan yang punya tunggakan yang membuat ijazah tertahan di sekolah. "Semua yang menunggak itu didata dulu di setiap sekolah sehingga diketahui yang menunggaknya berapa orang. Nanti diverifikasi oleh dinas pendidikan dan nanti akan ada kompensasi," ujar kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Jabar, Lima Faudiamar, Kamis (30/1/2025). "Untuk kompensasinya membutuhkan juklak juknis yang lebih lanjut, minimal dengan data itu dilihat dulu yang menunggak ini apakah betul orang tidak mampu," imbuh Lima. Sehingga, selain untuk kebutuhan data, koordinasi antara Cabang Dinas Pendidikan dengan sekolah bertujuan agar ada solusi kepada lulusan yang ijazahnya tertahan di sekolah namun dari sisi ekonominya mampu. Lebih lanjut Lima menyatakan penyebab utama ijazah masih ada di sekolah yaitu tunggakan SPP. Menurutnya, tidak sedikit kejadian siswa menunggak SPP dari mulai masuk sekolah hingga lulus. Orang tua dari siswa tersebut sering diundang untuk rapat di sekolah, namun tidak kunjung datang. Padahal dengan hadirnya orang tua, pihak sekolah dapat memberikan solusi terhadap persoalan tersebut. Lima menyatakan pihak sekolah sebenarnya tidak mau menahan ijazah karena beresiko, karena ijazah bisa saja rusak atau hilang. "Pertama data dulu yang penting, sehingga ketahuan berapa sih jumlah siswa yang menunggak dan yang wajib dibantu berapa. Datanya kini masih on progres," ujarnya. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.