SKETSA | The Batman
Daya pikat dari film yang berlangsung 3 jam itu adalah jalan cerita yang enigmatik, tidak mudah diterka, karena cerita ini berbeda dengan pakem Batman yang ada. Polisi Gotham yang biasanya mudah bekerjasama dengan Batman, kali ini sangat reluctance, mungkin karena polisi yang korup lebih banyak dari yang bersih. Cat Woman kali ini mudah sekali terpikat dengan Batman, sehingga ada 2 adegan ciuman gratis yang dipertontonkan (biasanya Batman harus membelikan Cilok dulu sebelum Cat Woman mau dicium). Hal yang membuat saya kecewa adalah gua Batman tidak didesign canggih sebagaimana biasanya, atapnya terlalu tinggi mirip hanggar pesawat, dan kesan misterius dari Bat Cave tidak muncul. Sebagaimana pepatah, tidak ada gelas yang tak somplak, maka kekurangan-kekurangan film Batman kali ini dapat kita maafkan, karena kalau kita tidak nonton maka status kita sebagai penghuni kota yang selalu trendy dan update akan dicabut oleh Bapak Ridwan Kamil. Selamat menonton The Batman !***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!