Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

SKETSA | Salman Rushdie

ED
Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:17 WIB
Bagikan
SKETSA | Salman Rushdie

Oleh Syakieb Sungkar

JUMAT lalu, 12 Agustus 2022, saat hendak memberi kuliah di Institut Chautauqua, New York, Salman Rushdie diserang oleh seorang pria yang tiba-tiba naik ke atas panggung dan menikamnya berulang kali, termasuk di leher. Rushdie diterbangkan ke rumah sakit di Erie, Pennsylvania, di mana ia menjalani operasi. Rushdie saat ini menggunakan ventilator dan tidak dapat berbicara, ia mungkin akan kehilangan penglihatan satu matanya, selain saraf di lengannya terputus, dan hatinya rusak. Pria penyerang itu segera diamankan dan ditahan.

Mungkin penyerangan itu merupakan buntut ancaman Ayatollah Khomeini yang dikeluarkan 34 tahun lalu. Ketika itu Rushdie menulis sebuah novel yang diberi judul “The Satanic Verse”. The Satanic Verses adalah novel ke-4 karya Salman Rushdie, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1988. Dalam novel itu, tokoh utama yang bernama Mahound, yang kemungkinan besar merujuk pada Nabi Muhammad, diceritakan bersama dengan dua tokoh utama lainnya yaitu Gibreel Farishta dan Saladin Chamcha.

Dalam kehidupan Mahound berseting di negeri Jahiliyah yang berupa mimpi atau penglihatan dari Gibreel, dikisahkan bahwa Mahound dihadapkan pada pilihan sulit untuk berkompromi dengan adat politeisme. Pada saat ia ingin memperkenalkan sistem monoteisme yang diwahyukan kepadanya, hal tersebut ditentang oleh masyarakat setempat. Pada puncaknya ia harus memilih antara mengakui ketiga dewi utama Jahiliyah (Allat - bentuk wanita dari Allah, Uzza, dan Manah) sebagai setara dengan Allah dan seluruh penduduk Jahiliyah akan menyembah Allahnya Mahound. Atau Mahound dapat berkeras untuk menolak dewi-dewi tersebut dengan konsekwensi ia akan dimusuhi atau diasingkan.

Setelah Mahound bertapa dalam rangka mencari wahyu, pertama-tama ia kembali dengan menyatakan bahwa ia telah mendapatkan wahyu dari Gabriel yang menyatakan bahwa ketiga dewi tersebut akan diakui setara dengan Allah. Namun kemudian setelah ia naik gunung lagi, dan ketika kembali Mahound menyatakan bahwa wahyu sebelumnya adalah dari setan dan harus dimusnahkan dari semua catatan tertulis yang telah dibuat, sebagai akibatnya ia dan pengikutnya melarikan diri dari negeri Jahiliyah.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.