SKETSA | Salman Rushdie
Saya pernah membaca buku ini. Sebagai oleh-oleh perjalanan dinas dari New York. Sempat ditanyai oleh petugas Imigrasi Cengkareng ketika itu, tetapi lolos karena petugas tersebut juga tidak mengerti apa isi buku tersebut. Menurut saya buku itu jelek, tidak enak dibaca, berbelit-belit dan menggunakan diksi-diksi yang rumit. Terlalu banyak cerita khayal dan kilas balik, misalnya pada bagian awal ditampilkan cerita berpanjang-panjang tentang kecelakaan pesawat dan terdamparnya tokoh cerita di perairan Inggris. Justru novel Rushdie yang sebelumnya, “Midnight's Children,” jauh lebih bagus. Midnight's Children memenangkan Booker Prize 1981. Dan telah difilmkan oleh BBC tahun 2012 dengan sutradara Deepa Mehta. Film ini masuk nominasi film terbaik dan mendapat 2 penghargaan dari Festival Film Canada.
Karya-karya Salman Rushdie - yang dilahirkan pada 19 Juni 1947 itu - sering menggabungkan realisme magis dengan fiksi sejarah dan terutama berkaitan dengan koneksi, gangguan, dan migrasi antara peradaban Timur dan Barat, yang terletak di anak benua India. Pada tahun 1983, Rushdie terpilih sebagai anggota Royal Society of Literature. Ia juga diangkat menjadi Commandeur de l'Ordre des Arts et des Lettres dari Prancis pada tahun 1999. Pada tahun 2007, ia dianugerahi gelar kebangsawanan atas jasanya di bidang sastra. Pada tahun 2008, The Times menempatkannya di peringkat ketiga belas dalam daftar 50 penulis Inggris terbesar sejak 1945. Ia dinobatkan sebagai “Penulis Terhormat” di Institut Jurnalisme Arthur L. Carter, Universitas New York, pada tahun 2015. Sebelumnya, dia mengajar di Emory University. Dia terpilih masuk ke dalam American Academy of Arts and Letters. Pada 2012, ia menerbitkan “Joseph Anton: A Memoir”, sebuah kisah hidupnya yang mengendap-endap dan bersembunyi setelah kontroversi atas The Satanic Verses. Joseph Anton adalah nama samaran yang digunakan Rushdie saat bersembunyi ketika menerima fatwa pembunuhan dari Khomeini.
Salman Rushdie lahir di Bombay dalam sebuah keluarga Muslim Kashmir India. Ia adalah putra dari Anis Ahmed Rushdie, seorang pengacara lulusan Cambridge yang menjadi pengusaha, dan Negin Bhatt, - ibunya - seorang guru. Anis Ahmed Rushdie diberhentikan dari Indian Civil Services (ICS) setelah akta kelahiran yang diserahkannya ketahuan diubah untuk membuatnya tampak lebih muda dari usianya. Rushdie memiliki tiga saudara perempuan. Dalam memoarnya tahun 2012, ia menulis bahwa ayahnya mengadopsi nama Rushdie untuk menghormati Averroes (Ibn Rushd).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!