Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

SKETSA | Piringan Hitam

ED
Selasa, 22 Februari 2022 | 09:43 WIB
Bagikan
SKETSA | Piringan Hitam

Band Soundgarden ini yang membuat saya terkenang sampai sekarang. Karena video clip "Black Hole Sun", lagu jagoan dari album Superunknown itu menjadi no. 1 dalam Billboard 200. Video itu terlihat surealistik dan menohok saya yang peka terhadap pemandangan visual. Belum lagi musik yang ditampilkan adalah jenis Grunge , sesuatu yang masih aneh dan baru pada telinga saya. Namun di Seattle, kampungnya musik grunge, hal itu lagi sedang hit-hitnya, bersama-sama dengan band grunge lain seperti Nirvana. Tiga tahun kemudian (1997) muncul Creed, yang lagunya juga mengilik ulu hati saya, apalagi kalau sedang marah, sedih atau resah : lagu-lagu Creed itu jadi 'kena banget'. Memang selera saya agak aneh dalam urusan lagu.

Musik bagi saya adalah cara memutar lagi suatu kenangan. Ketika mendengar sebuah lagu yang sudah lama kita tidak dengar, maka akan muncul peristiwa-peristiwa yang dulu ada bersama dengan lagu tersebut. Kalau filsuf Paul Ricoeur mengatakan dalam bukunya "Time and Narrative", bahwa cara manusia membingkai masa lalu adalah dengan sebuah cerita atau narasi. Dan dia banyak mencontohkan dongeng atau novel sebagai narasi, saya rasa karena Ricoeur itu terlalu banyak membaca buku dan kurang mendengar musik. Bagi saya, justru musik itulah yang sesungguhnya merupakan kunci dari kotak pandora memori masa lalu kita.

Beruntung dalam belasan tahun belakangan ini, anak muda sekarang menyukai cara memutar musik dengan teknologi masa lalu, yaitu piringan hitam. Entah mengapa tiba-tiba dunia menyukai 'barang antik' yang berupa vinyl itu. Piringan hitam dan pemutarnya sekarang diproduksi lagi. Sesuatu yang melawan waktu. Arus Balik. Di satu sisi ada aplikasi Spotify yang menjadi gudang musik digital yang disimpan di jagad maya, di sisi lain ada anak muda yang berlomba-lomba mengoleksi kembali piringan hitam, sebuah artefak budaya generasi paman saya.

Mengapa beruntung? karena dengan populernya piringan hitam saya bisa mengais kembali album-album zaman dulu yang menjadi favorit saya ketika kecil, remaja, dewasa, pemuda, mahasiswa, secara urut. Dengan itu saya bisa mempunyai album lengkap Rush, Deep Purple, Led Zeppelin, Pink Floyd, Mahavisnu Orchestra, Casiopea, Chick Corea, Harbie Hancock, King Crimson, Eric Clapton, Harry Roesli, Koes Plus, Guruh Soekarno Putra, Giant Step, Godbless, Tatsuru Yamashita, GRP, Wynton Marsalis, George Benson, Al Jerrau, dan masih banyak lagi. Tidak terasa piringan hitam saya sekarang lebih dari 2000 buah, itu hasil perburuan dari Kemang, Blok M Square, jalan Surabaya, Pasar Santa, New York, Frankfurt, Hongkong, dan Amsterdam.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.