Fakta Garis Hitam di Punggung Udang: Kotoran atau Tidak Berbahaya?
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 00:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Udang menjadi salah satu jenis seafood favorit yang mudah diolah. Namun, banyak orang kerap mempertanyakan soal “urat hitam” yang terlihat di punggung udang. Selama ini, bagian tersebut dianggap sebagai kotoran yang menjijikkan dan dikhawatirkan membahayakan kesehatan.
Menurut Tori Stivers, pakar seafood dari University of Georgia Marine Extension and Georgia Sea Grant, garis hitam tersebut merupakan saluran pencernaan udang.
“Struktur tersebut mendukung proses pencernaannya, jadi ya, garis hitam itu adalah limbah,” jelasnya.
Hal ini senada dengan Dave Love, PhD, ilmuwan dari Johns Hopkins Center for a Livable Future, yang menyebut urat tersebut berisi plankton, cacing, organisme mikroskopis, hingga pasir yang dimakan udang di dasar laut.
Meski tampak kurang menarik, bagian tersebut aman dikonsumsi selama udang dimasak hingga matang, minimal pada suhu 63 derajat celcius. Love menegaskan, risiko sakit lebih banyak muncul saat udang dimakan mentah atau setengah matang karena dapat mengandung bakteri seperti E. coli.
Selain aman, udang justru menyimpan banyak manfaat gizi. Dalam tiga ons udang, terdapat sekitar 20 gram protein, setara dengan tiga butir telur. Udang juga mengandung zat besi, seng, selenium, serta asam lemak omega-3 dengan kadar merkuri relatif rendah dibanding ikan laut lainnya.
@ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!