SKETSA | Kunti
Oleh Syakieb Sungkar
KUNTI hamil di luar nikah. Ceritanya begini. Kunti berasal dari suku Yadawa, yang hidup di Uttar Pradesh, India bagian Utara yang berbatasan dengan Nepal. Ayah Kunti seorang Raja yang bernama Surasena. Karenanya, negeri tempat suku Yadawa berkumpul disebut sebagai kerajaan Surasena. Menurut Raychaudhuri, dalam bukunya, “Political History of Ancient India: From the Accession of Parikshit to the Extinction of the Gupta Dynasty” (1972), Surasena adalah murid utama dari Buddha Gautama, yang menyebarkan agama Buddha di wilayah Mathura, sebuah pusat perdagangan di negeri Surasena, pada tahun 1100 sebelum Masehi. Suatu hari Raja Surasena kedatangan tamu seorang pendeta bernama Resi Dursawa. Surasena meminta Kunti melayani tamu tersebut. Ternyata jamuan yang disiapkan Kunti sangat dinikmati oleh Dursawa. Sehingga ia menghadiahi Kunti sebuah kesaktian, namanya Adityahredaya, semacam mantra untuk memanggil dewa.
Ketika Kunti yang masih remaja itu bermain sepatu roda di pagi hari, ia iseng-iseng mencoba mantra Adityahredaya sambil memandangi matahari. Begitu pembacaan mantra selesai munculah Dewa Surya di hadapannya dan langsung mengajak berhubungan seks. Namun Kunti yang masih perawan itu enggan berhubungan dengan Surya yang panas dan besar. Kunti berkilah bahwa ia cuma sekedar mencoba-coba mantra yang baru diterimanya, tidak serius untuk memanggil Surya. Mengetahui Kunti menolak dirinya padahal sudah memanggilnya melalui mantra, akhirnya Surya memperingati bahwa Adityahredaya bukan untuk mainan. Dengan itu Kunti harus dihukum, hanya melalui bersin, Surya ternyata dapat membuat Kunti hamil.
Biasanya kalau seseorang memanggil Dewa Surya ke bumi, manusia akan meminta berkah. Karenanya Surya bertanya apa yang diinginkan Kunti. Kunti justru menjawab ia hanya bermain-main saja dan meminta Surya untuk kembali pulang. Surya memang akhirnya pulang ke Khayangan, setelah ia membantu persalinan Kunti. Untuk menjaga keperawanan Kunti, anaknya lahir melalui telinga. Kemungkinan besar Kunti itu agak budeg salah satu kupingnya karena gendang telinganya sempat pecah ketika mengeluarkan anak. Namun setelah persalinan selesai, perut Kunti dibuat rata dan kencang kembali seperti Jennifer Lopez. Untuk menjaga nama baik, anak itu dimasukkan ke keranjang dan dihanyutkan ke sungai. Mirip cerita Nabi Musa yang dihanyutkan ibunya ke Sungai Nil. Sang anak kemudian ditemukan oleh Adirata, seorang kusir pedati di Kerajaan Astina. Anak itu diberi nama Karna. Kisah kelahiran Karna itu diceritakan dalam bab Adiparwa, bab pertama dari kitab Mahabrata.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!