Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

Seekor Paus Ditemukan Mati di Pesisir Pulau Kunti Sukabumi

Desi Rossilawati
Kamis, 9 Januari 2025 | 08:39 WIB
Bagikan
Seekor Paus Ditemukan Mati di Pesisir Pulau Kunti Sukabumi

VISI.NEWS | SUKABUMI - Seekor paus ditemukan mati dalam kondisi terdampar di pesisir Pulau Kunti, kawasan Geopark Ciletuh Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/1/2025) pagi.

Kasatpolair Polres Sukabumi AKP Tenda Sukendar menyatakan, kejadian ini dilaporkan oleh lifeguard Desa Ciwaru. Dari laporan itu disebutkan yang pertama menemukan bangkai paus itu adalah nelayan Ciwaru yang melintas di sekitar perairan Pulau Kunti sekitar pukul 07.30 WIB.

Dia menyatakan berat paus itu sekitar 600 Kg dengan perkiraan panjang 9,5 meter lalu lebar 3 meter. Untuk penyebab matinya paus itu, Tenda menduga akibat sakit.

“Dari keterangan saksi yaitu nelayan Ciwaru bangkai tersebut terseret arus akibat dorongan angin arah barat,” kata Tenda.

Adapun tindakan yang akan dilakukan terhadap paus itu yaitu menguburnya di pesisir pantai.

“Terkait evakuasi tadi sudah koordinasi dengan dinas perikanan, terus koordinasi dengan perlindungan margasatwa. Paling dikubur, karena kalau dibiarkan takut tercemar bau, paling dikubur di pasir yang dalam,” pungkas Tenda. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.