SKETSA | Andrew Carlssin

ED
Rabu, 4 Mei 2022 | 06:00 WIB
Bagikan
SKETSA | Andrew Carlssin

Carlssin mengatakan bahwa hingga saat ini, ia tidak bertambah tua. Ketika ditanya apa yang ia lakukan selama tahun-tahunnya yang hilang, ia menjawab, “No Comment.” Dan tentang kehebohan yang ditimbulkannya, Carlssin berkata, “Waktu adalah segalanya dan segala sesuatu yang terjadi sesuai waktunya. Aku sekarang disini. Jadi inilah waktuku.” Banyak orang hingga kini tidak mempercayai bahwa seseorang dapat melakukan perjalanan lintas waktu atau time travel. Namun para ahli Fisika tidak sependapat dengan mereka. Para mahasiswa di MIT (Massachusets Institute of Technology) – salah satu universitas Iptek terbaik di dunia pernah mengadakan konvensi Fisika yang mengundang semua orang yang mengaku berasal dari masa depan. Einstein dan Hawking, fisikawan terbesar sepanjang masa, percaya bahwa manusia dapat melakukan perjalanan lintas waktu. Bahkan Einsteinlah yang memulai ide tentang perjalanan waktu dengan teori relativitasnya.

Di belahan bumi lainnya, tepatnya di Jenewa, CERN – sebuah organisasi Fisika nuklir Eropa sedang melakukan eksperimen membuat lubang hitam mini yang dapat diaplikasikan untuk perjalanan lintas waktu. CERN tentu saja bukan organisasi abal-abal mengingat merekalah yang menemukan Internet (World Wide Web). John Titor, salah seorang misterius yang mengaku berasal dari tahun 2036 mengaku bahwa ia datang dari masa depan lewat dua lubang hitam mini. Tidak cukup sampai di situ, Ronald Mallet, seorang profesor Fisika dari Universitas Connecticut telah menggunakan persamaan Einstein dan sinar laser untuk menciptakan mesin waktu. Bahkan Prof Mallet memprediksikan bahwa dalam 10 tahun ke depan, manusia sudah dapat menemukan mesin waktu yang dapat digunakan untuk perjalanan ke masa lalu atau masa yang akan datang.

Menyangkut kisah Carlssin, beberapa kecurigaan mulai timbul bahwa cerita ini murni rekayasa Weekly World News, mengingat tabloid ini biasa memberitakan kisah-kisah yang aneh dan diragukan kebenarannya. Namun sampai sekarang, tidak pernah ada klarifikasi dari tabloid tersebut mengenai benar tidaknya berita tersebut. FBI dan SEC berulang kali menyangkal kisah tentang Carlssin, bahkan mereka mengaku tidak mengenal dan mengetahui apa-apa tentang Carlssin. Menurut pepatah, tidak ada asap kalau tidak ada api. Tidak mungkin berita yang sudah dikonfirmasi dan dibuka melalui situs resmi seperti Weekly World News dan Yahoo News tiba-tiba disangkal dan hilang begitu saja. Pasti ada sesuatu yang sengaja ditutup-tutupi oleh pihak tertentu demi kepentingan mereka. Cerita pemerintah Amerika yang suka menutup-nutupi hal-hal yang berbau science fiction memang sudah lama terdengar. Pernah ada cerita soal Area 59, X-Files, dan MIB. Dulu juga ada film yang berjudul Starman (1984) di mana seorang Alien datang ke bumi karena merespons sinyal yang dikirimkan NASA ke angkasa luar. Bisa saja Andrew Carlssin itu ternyata seorang Alien yang sedang liburan ke bumi dan menyaru sebagai manusia. Alam semesta yang sedemikian luas mosok cuma ditinggali oleh manusia saja? Atau jangan-jangan teknologi time travel memang sudah ditemukan, hanya masih dirahasiakan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.