SKETSA | Andrew Carlssin

ED
Rabu, 4 Mei 2022 | 06:00 WIB
Bagikan
SKETSA | Andrew Carlssin

Oleh Syakieb Sungkar

SEBAGAI orang yang suka berinvestasi atau melakukan trading di saham, seringkali kita melakukan kesalahan dalam keputusan membeli dan menjual. Sesuatu yang kita sangka akan naik pada esok hari tetapi ternyata meluncur jatuh. Sebaliknya, suatu saham yang kita pikir sudah lewat masanya dan harus dibuang, ternyata besok naik setinggi-tingginya. Demikianlah trading, perhitungan saja tidak cukup, masih dibutuhkan nasib baik untuk terus sukses. Orang Cina mengatakan, pintar saja tidak berarti tanpa hoki. Pernah saya mengalami nasib sial karena seluruh aset saham saya turun 30%, itu gara-gara Korea Utara melakukan percobaan nuklir. Seluruh bursa saham mengalami kejatuhan yang parah di hari itu. Pernah juga menghadapi sial yang lain, yaitu ketika FPI mengadakan demo besar-besarannya yang pertama di Monas, itu juga sama, saham anjlok sampai 20%. Kekesalan saya ditumpahkan ke Twitter, namun oleh para Robot, akun saya kemudian diserang, saya dikatakan melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan, sampai Twitter kemudian menutup akun saya selama-lamanya.

Tetapi ada orang yang bisa terbebas dari itu semua, seperti sudah tahu sebentar lagi akan ada kesialan sehingga ia akan menghindar lebih dahulu. Dan dapat mencium bau bahwa di depan akan ada keberuntungan pada suatu saham, maka ia akan mendekati. Orang itu namanya Andrew Carlssin. Melalui 126 langkah jual beli yang hebat alias benar semua, ia bisa melakukan trading dengan bermodalkan US$ 800 (Rp 11,6 juta,-) maka uang itu berkembang menjadi US$ 350 juta (Rp 5 Trilyun,-) dalam kurun waktu 2 minggu. Kelakuan Carlssin yang begitu hebat tentu saja mengundang kecurigaan penyelidik SEC dari Bursa, sehingga pada tanggal 25 Februari 2003, ia ditangkap FBI karena tuduhan melakukan insider trading. Dalam interogasinya, Carlssin mengaku sebagai orang yang hidup di masa depan yaitu tahun 2256. Dan telah melakukan time travel kembali ke tahun 2003. Sehingga ia mengetahui apa yang akan (telah) terjadi di dunia dalam kurun 2003 – 2256. Untuk membuktikan kebenaran ia manusia masa depan, Carlssin melakukan prediksi selama dua bulan di penjara dan ternyata apa yang ia ramalkan benar semua.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.