SKETSA | Andrew Carlssin

ED
Rabu, 4 Mei 2022 | 06:00 WIB
Bagikan
SKETSA | Andrew Carlssin

Carlssin yang mengaku berumur 44 tahun itu kemudian melarikan diri dalam perjalanan ke pengadilan dan menghilang tanpa jejak. Memang ia mengatakan ingin kembali ke asalnya, tahun di mana ia hidup. Para pejabat FBI bertanya-tanya di mana ia meletakkan mesin time travel itu, dan masih belum ditemukan sampai sekarang. Namun ada satu hal yang jelas, Carlssin sudah tak dapat ditemukan. Selama empat jam interogasi, Carlssin mengatakan bahwa ia tidak dapat menahan diri, padahal telah berusaha untuk tampil natural. Dengan cara membuat rugi sedikit di sini, sedikit di sana. Namun sepertinya ia terhanyut dengan suasana kemenangan. Carlssin mengakui bahwa di tahun 2256 pengetahuan tentang volatilitas pasar saham adalah sesuatu yang biasa sehingga setiap orang yang mengetahui sejarah pasar dapat memperoleh keuntungan darinya. Untuk membuktikan pengakuannya, Carlssin memberikan prediksinya tentang tanggal pasti invasi Amerika ke Irak, dan ternyata ia memberikan tanggal yang tepat. Carlssin juga menawarkan untuk memberi tahu lokasi Osama Bin Laden dan obat penyembuhan bagi AIDS.

Ketika ditanya, Carlssin menolak untuk memberitahu lokasi mesin waktunya karena takut teknologi itu dapat jatuh ke tangan yang salah. Tentu saja FBI tidak begitu saja mempercayai cerita Carlssin. Walau sebuah sumber dari SEC mengakui bahwa asal-usul Carlssin sebelum Desember 2002 tidak dapat dilacak. Seakan-akan Carlssin tidak pernah ada sebelum itu. Cerita tentang Carlssin tidak berhenti sampai disitu. Kisah Carlssin yang tiba-tiba menghilang tidak pernah diungkit lagi. Demikian pula keberadaannya, tidak ada media yang meliputnya kembali. SEC dan FBI bahkan kemudian menyangkal bahwa mereka pernah menangkap Carlssin. Pengacaranya mengatakan bahwa Carlssin seharusnya menemui dia untuk acara dengar pendapat di pengadilan pada tanggal 2 April 2003, namun ia tidak muncul sampai sekarang.

Adalagi pemberitaan lain yang mengatakan bahwa cerita tentang Carlssin yang mengklaim berasal dari masa depan ini bermula dari berita di tabloid Weekly World News tanggal 25 Februari 2003, yang kemudian dikutip oleh media-media terkemuka seperti Yahoo news. Dalam artikel susulan tanggal 29 April 2003, Weekly World News menulis bahwa mereka berhasil mewawancarai Carlssin via telepon dan Carlssin berkata bahwa ia sedang berada di Toronto dan sedang menyiapkan sebuah perusahaan yang akan go public pada tahun 2007. Carlssin mengakui bahwa pada tanggal 29 Maret 2003, ia ditolong oleh seseorang yang tidak dikenal yang kemudian memberikan jaminan senilai 1 juta dolar agar bisa lepas.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.