Pemprov Jatim Perkuat Langkah JFC Menuju Panggung Pariwisata Dunia 27 Jul 2026 Kemenpar Tegaskan JFC Jadi Etalase Pariwisata Indonesia di Mata Dunia 27 Jul 2026 VISI | Sibuk 27 Jul 2026 Dari YouTube ke Timnas Malaysia, Mimpi Wan Kuzain Akhirnya Jadi Nyata 27 Jul 2026 Indonesia Bidik Awal Sempurna, Hadapi Kamboja di Laga Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026 Senator Lia Istifhama Desak Polisi Tutup Tambang Pasir Ilegal di Blitar 27 Jul 2026 Pemprov Jatim Perkuat Langkah JFC Menuju Panggung Pariwisata Dunia 27 Jul 2026 Kemenpar Tegaskan JFC Jadi Etalase Pariwisata Indonesia di Mata Dunia 27 Jul 2026 VISI | Sibuk 27 Jul 2026 Dari YouTube ke Timnas Malaysia, Mimpi Wan Kuzain Akhirnya Jadi Nyata 27 Jul 2026 Indonesia Bidik Awal Sempurna, Hadapi Kamboja di Laga Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026 Senator Lia Istifhama Desak Polisi Tutup Tambang Pasir Ilegal di Blitar 27 Jul 2026

Singa Pencetak Rekor ASEAN: Noh Alam Shah, Mesin Gol yang Belum Tergantikan

ED
PN
Jumat, 12 Juni 2026 | 05:31 WIB
Bagikan
Singa Pencetak Rekor ASEAN: Noh Alam Shah, Mesin Gol yang Belum Tergantikan

Noh Alam Shah tetap berdiri kokoh sebagai salah satu legenda terbesar sepak bola Asia Tenggara. /visi.news/ist

Gol-gol Alam Shah lahir melalui berbagai cara. Ia membuka keran golnya melalui sundulan terarah setelah Mohammad Ridhuan membawa Singapura unggul lebih dulu. Tak lama berselang, ia kembali mencetak gol melalui tandukan jarak dekat pada menit ke-24.

Ketika lini pertahanan Laos mulai kehilangan konsentrasi, Alam Shah menunjukkan naluri predatornya. Dalam 30 menit terakhir pertandingan, ia menambah lima gol lagi dengan penyelesaian akhir yang klinis.

Ledakan tujuh gol itu membuatnya memimpin jauh daftar pencetak gol terbanyak turnamen.

Ketajamannya tidak berhenti sampai di situ.

Ia kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui eksekusi penalti saat Singapura bermain imbang 2-2 melawan Indonesia pada laga terakhir fase grup.

Memasuki babak gugur, Alam Shah tetap menjadi pembeda. Ia mencetak gol penyeimbang pada semifinal leg pertama melawan Malaysia sebelum kembali membobol gawang Thailand pada final leg pertama.

Singapura akhirnya keluar sebagai juara setelah menang agregat 3-2 atas Thailand sekaligus mempertahankan gelar yang mereka raih sebelumnya.

Sepanjang turnamen 2007, Alam Shah mengoleksi 10 gol dari tujuh pertandingan. Catatan luar biasa itu mengantarkannya meraih tiga penghargaan sekaligus: juara turnamen, top skor, dan pemain terbaik.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.