Singa Pencetak Rekor ASEAN: Noh Alam Shah, Mesin Gol yang Belum Tergantikan
Noh Alam Shah tetap berdiri kokoh sebagai salah satu legenda terbesar sepak bola Asia Tenggara. /visi.news/ist
Gol-gol Alam Shah lahir melalui berbagai cara. Ia membuka keran golnya melalui sundulan terarah setelah Mohammad Ridhuan membawa Singapura unggul lebih dulu. Tak lama berselang, ia kembali mencetak gol melalui tandukan jarak dekat pada menit ke-24.
Ketika lini pertahanan Laos mulai kehilangan konsentrasi, Alam Shah menunjukkan naluri predatornya. Dalam 30 menit terakhir pertandingan, ia menambah lima gol lagi dengan penyelesaian akhir yang klinis.
Ledakan tujuh gol itu membuatnya memimpin jauh daftar pencetak gol terbanyak turnamen.
Ketajamannya tidak berhenti sampai di situ.
Ia kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui eksekusi penalti saat Singapura bermain imbang 2-2 melawan Indonesia pada laga terakhir fase grup.
Memasuki babak gugur, Alam Shah tetap menjadi pembeda. Ia mencetak gol penyeimbang pada semifinal leg pertama melawan Malaysia sebelum kembali membobol gawang Thailand pada final leg pertama.
Singapura akhirnya keluar sebagai juara setelah menang agregat 3-2 atas Thailand sekaligus mempertahankan gelar yang mereka raih sebelumnya.
Sepanjang turnamen 2007, Alam Shah mengoleksi 10 gol dari tujuh pertandingan. Catatan luar biasa itu mengantarkannya meraih tiga penghargaan sekaligus: juara turnamen, top skor, dan pemain terbaik.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!