Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 Jasa Marga Gelar Pemeliharaan Tol Jagorawi, Simak Jadwal dan Titiknya 11 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 Jasa Marga Gelar Pemeliharaan Tol Jagorawi, Simak Jadwal dan Titiknya 11 Jul 2026

Sinergi Wujudkan Astacita, Desa Citaman Bentuk Tim Desain Arsitek Betah di Desa

ED
Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:03 WIB
Bagikan
Sinergi Wujudkan Astacita, Desa Citaman Bentuk Tim Desain Arsitek Betah di Desa

VISI.NEWS | NAGREGPemerintah Desa Citaman resmi membentuk tim kolaboratif bernama Arsitek Betah di Desa sebagai langkah awal menyusun skema perencanaan pembangunan desa yang inklusif, berkelanjutan, dan selaras dengan visi Astacita Republik Indonesia.

Pembentukan tim ini mendapat dukungan dari DIKTI Kementerian Pendidikan. Dalam pelaksanaannya, tim diketuai oleh M. Ilham Aqie Almunawwar serta didampingi akademisi Universitas Islam Bandung (Unisba), yakni Intan Nurrachmi dan Igun Weishaguna.

Keunikan tim desain tersebut terletak pada komposisi anggotanya yang melibatkan beragam unsur masyarakat. Skema kolaboratif ini dibentuk agar perencanaan desa tidak hanya bersifat top-down, tetapi juga lahir dari kebutuhan nyata warga di lapangan.

Adapun delapan pilar utama yang tergabung dalam tim meliputi warga yang memiliki pengetahuan arsitektur, unsur organisasi masyarakat seperti Karang Taruna, Puskesos, dan koperasi, pelaku UMKM, unsur administrasi desa, pelaku pendidikan, pengelola isu persampahan dan lingkungan, pelaku budaya, serta pelaku kesehatan.

Sebagai langkah awal, tim mengusung tema Taman Cika-Cika. Konsep ini dirancang sebagai ruang publik yang diharapkan mampu menghadirkan suasana ramah dan menyenangkan bagi para pelajar di Desa Citaman.

"Kami ingin menciptakan ruang publik yang tidak hanya estetik, tetapi juga memiliki fungsi psikologis. Taman Cika-Cika akan menjadi tempat di mana anak-anak dan pelajar di Desa Citaman bisa belajar, bermain, dan berinteraksi dengan bahagia, sehingga mereka betah membangun tanah kelahirannya sendiri," ujar perwakilan tim pendamping, Sabtu (16/5/2026).

Dengan sinergi antara akademisi Unisba, dukungan DIKTI, dan semangat gotong royong warga, Pemerintah Desa Citaman optimistis skema perencanaan tata ruang tersebut dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Indonesia.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.