Sidak Satgas MBG di Kencong Temukan Persoalan Sanitasi dan SOP Dapur SPPG
VISI.NEWS | KAB. JEMBER – Tim 12 Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Jember menemukan sejumlah persoalan serius saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Kencong, Jumat (29/5/2026).
Sidak yang melibatkan unsur Muspika Kecamatan Kencong tersebut menyasar tiga lokasi, yakni Dapur SPPG Cakru, SPPG Kencong 01 di Jalan Krakatau, serta SPPG Kencong 03 di Jalan Argopuro, Desa Kencong.
Dari hasil pemeriksaan lapangan, petugas menemukan beberapa pelanggaran terkait sanitasi lingkungan dan tata kelola operasional dapur yang dinilai belum memenuhi standar kelayakan.
Camat Kencong, Ronny Arvianto, menegaskan bahwa fasilitas pengolahan makanan dalam program MBG wajib menerapkan standar kebersihan dan kesehatan secara ketat karena berkaitan langsung dengan konsumsi masyarakat.
“Kami meminta pengelola segera melakukan pembenahan. Persoalan limbah, kebersihan lingkungan, hingga penerapan SOP tidak boleh diabaikan karena menyangkut kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pemerintah kecamatan bersama instansi terkait akan melakukan koordinasi lanjutan guna memastikan perbaikan segera dilakukan oleh pihak pengelola dapur SPPG.
Sementara itu, anggota Satgas MBG dari unsur Dinas Kesehatan, Tri Darmawan, mengungkapkan bahwa seluruh dapur yang diperiksa belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memadai.
Selain itu, saluran pembuangan air limbah ditemukan dalam kondisi terbuka tanpa penutup sehingga dinilai berpotensi mencemari lingkungan sekitar dan memicu munculnya sumber penyakit.
“Kami juga menemukan tumpukan sampah yang menimbulkan bau tidak sedap di sekitar area dapur. Kondisi seperti ini tentu sangat memprihatinkan untuk fasilitas pengolahan makanan,” jelasnya.
Tidak hanya persoalan sanitasi, tim juga mencatat lemahnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam proses penerimaan bahan baku makanan. Menurut petugas, ketidakjelasan SOP berpotensi mengganggu sistem pengawasan kualitas bahan pangan yang masuk ke dapur SPPG.
Temuan tersebut menjadi perhatian serius mengingat dapur SPPG memiliki peran penting dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat. Satgas MBG berharap pengelola segera melakukan evaluasi dan pembenahan agar standar keamanan pangan dan kesehatan lingkungan dapat terpenuhi secara optimal.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!