Setiap 22 Oktober Diperingati sebagai Hari Santri, Ini Sejarahnya
Di hadapan tantangan zaman—yang ditandai polarisasi, modernisasi cepat, dan disrupsi sosial—Hari Santri menjadi momen konsolidasi untuk menguatkan nilai‑nilai kebangsaan, toleransi, dan akhlak yang selama ini menjadi ciri khas tradisi pesantren dalam bingkai Islam Nusantara.
Akhirnya, penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri merupakan pengakuan resmi negara terhadap peranan historis dan kontemporer pesantren. Lebih dari sekadar peringatan, momen ini menjadi undangan untuk meneruskan warisan: menjadikan semangat santri sebagai pilar pengokoh persatuan dan kemajuan bangsa.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!