Setelah Diresmikan, Bupati Kang DS: KDMP Cihanyir Bisa Operasional Maksimal
Ia berharap operasional KDMP ini wajib menampung hasil pertanian di desa, seperti padi, jagung, sayuran buncis, cabe dan hasil pertanian lainnya. Kemudian KDMP mendistribusikannya ke program MBG (Makan Bergizi Gratis).
Untuk mendukung program strategis nasional itu, Kang DS menyebutkan bahwa Kabupaten Bandung mendapatkan insentif fiskal. Insentif fiskal itu akan diberikan kepada para kader PKK yang mencapai 26 ribu orang.
Dengan adanya insentif fiskal itu, Kang DS berharap para kader PKK untuk melakukan gerakan tanami halaman rumah.
"Seluruh kader PKK wajib menanam hortikultura di halaman rumahnya," ujarnya.
Dengan adanya program ketahanan pangan itu, orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini berharap masing-masing desa menyiapkan ikon, misalnya tanam cabe, wortel, tomat dan sebagai.
"Nantinya dari hasil pertanian ditampung KDMP, kemudian disuplai ke MBG. Penerima manfaat program MBG ini di antaranya para siswa di sekolah, santri di pesantren, ibu hamil, ibu menyusui, lansia maupun kaum disabilitas," jelasnya.
Jika hasil pertanian di Kabupaten Bandung surplus, katanya, bisa didistribusikan ke kabupaten dan kota lainnya di Jawa Barat. Hal itu dalam upaya mensukseskan program strategis nasional tersebut.
"Perputaran uang dalam program MBG ini mencapai Rp 5,4 triliun dalam setahun dan akan terjadi multiplier effect. Daya beli masyarakat akan meningkat. Itulah hakekat KDMP dan peluang ini harus ditangkap oleh para kepala desa dan Ketua KDMP. Ketua harus cerdas dalam mengambil peluang tersebut," tuturnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!