Seru Persaingan di Pulau Jawa : Prabowo Unggul di Jabar, Ganjar di Jateng dan Anis di Jatim
VISI.NEWS | JAKARTA - Hasil survei terbaru dari empat lembaga survei, yaitu Poltracking, Litbang Kompas, CSIS, dan Indikator, menunjukkan peta elektabilitas tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) di Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), dan Jawa Timur (Jatim).
Ketiga paslon tersebut adalah Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Anies-Cak Imin), Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran), dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD (Ganjar-Mahfud).
Berdasarkan rata-rata hasil survei keempat lembaga, Prabowo-Gibran unggul di Jabar dengan elektabilitas 44,8 persen, disusul oleh Anies-Cak Imin dengan 25,1 persen, dan Ganjar-Mahfud dengan 22,9 persen. Di Jateng, Ganjar-Mahfud memimpin dengan elektabilitas 38,3 persen, diikuti oleh Prabowo-Gibran dengan 34,9 persen, dan Anies-Cak Imin dengan 19,4 persen. Di Jatim, Anies-Cak Imin menang dengan elektabilitas 36,7 persen, di atas Prabowo-Gibran dengan 34,6 persen, dan Ganjar-Mahfud dengan 22,1 persen.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, mengatakan bahwa elektabilitas Prabowo-Gibran di Jabar dan Jatim didukung oleh basis partai koalisi dan loyalitas pemilih. "Prabowo-Gibran memiliki kekuatan di partai-partai koalisi, seperti Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat. Mereka juga memiliki loyalitas pemilih yang tinggi, sekitar 70 persen," kata Hanta.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Litbang Kompas, Heri Budianto, mengatakan bahwa elektabilitas Ganjar-Mahfud di Jateng dipengaruhi oleh popularitas dan kinerja Ganjar sebagai gubernur. "Ganjar memiliki popularitas yang tinggi di Jateng, sekitar 90 persen. Dia juga dinilai memiliki kinerja yang baik sebagai gubernur, terutama dalam penanganan pandemi Covid-19," kata Heri.
Di sisi lain, Direktur Eksekutif CSIS, Philips Vermonte, mengatakan bahwa elektabilitas Anies-Cak Imin di Jatim dipicu oleh faktor agama dan etnis. "Anies-Cak Imin memiliki keunggulan di kalangan pemilih muslim dan Jawa. Mereka juga mendapat dukungan dari PKB, yang merupakan partai besar di Jatim," kata Philips.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!