Serangan Siber Besar-besaran Ganggu Pendaftaran DeepSeek AI

Desi Rossilawati
Rabu, 29 Januari 2025 | 20:05 WIB
Bagikan
Serangan Siber Besar-besaran Ganggu Pendaftaran DeepSeek AI
VISI.NEWS | BANDUNG - Platform AI asal China, DeepSeek, yang sempat menghebohkan dunia teknologi hingga mengguncang pasar saham AS, kini menghadapi serangan siber besar-besaran. Serangan ini menyebabkan gangguan pada proses pendaftaran pengguna baru, meskipun pengguna lama masih dapat mengakses layanan tanpa kendala. "Karena adanya serangan jahat berskala besar pada layanan DeepSeek, pendaftaran mungkin akan terganggu. Harap tunggu dan coba lagi. Pengguna terdaftar dapat masuk seperti biasa. Terima kasih atas pengertian dan dukungan Anda," ucap pernyataan DeepSeek di situs resmi. Jake Moore, penasihat keamanan dunia maya global dari ESET, menyebut bahwa popularitas mendadak DeepSeek membuatnya menjadi target empuk bagi pelaku kejahatan siber. "DeepSeek tentu saja menjadi pusat perhatian dalam beberapa hari terakhir, yang dapat menjadi sebagai sarang besar bagi para penjahat dunia maya. Hal ini biasa terjadi pada platform baru mana pun yang secara kontroversial mendominasi media karena berbagai alasan dan dapat menarik banyak kelompok pelaku ancaman yang mencari potensi kerentanan untuk dieksploitasi," imbuhnya. "Terlepas dari siapa yang berada di balik DeepSeek dan nilai-nilainya, serangan semacam itu bertindak sebagai pengingat untuk memperkuat pertahanan yang ada dan mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga; terutama saat perhatian tumbuh dengan cepat," kata Jake kepada Hackread.com. Terlepas dari serangan tersebut, DeepSeek tetap optimis dan berterima kasih atas dukungan para penggunanya. Kiprah DeepSeek yang Menggemparkan Pasar Teknologi:
  • DeepSeek baru-baru ini meluncurkan model R1, sebuah Large Language Model (LLM) yang mampu bersaing dengan model AI terbaik saat ini, seperti o1 dari OpenAI.
  • Model R1 memperoleh skor tinggi dalam berbagai tes penalaran dan pemecahan masalah.
  • Antarmuka chatbot R1 yang tersedia secara gratis membuatnya kian populer, bahkan menimbulkan kekhawatiran di Silicon Valley.
Presiden AS Donald Trump bahkan menyebut kemunculan DeepSeek sebagai sebuah peringatan besar, terutama karena teknologi yang ditawarkannya mampu mengancam dominasi perusahaan besar seperti Nvidia. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.