September Ceria: Dari Bojongsoang untuk Palestina dan Kebangkitan Sosial
Ketua panitia, Siti Anisah, menekankan bahwa tema tahun ini adalah “Muslimah Berdaya Menebar Kebaikan.” Ia menuturkan, “Agenda kami banyak berfokus pada kegiatan sosial. Harapannya, Permata semakin bermanfaat, berdaya, dan mampu merangkul jamaah baru.”
Sementara itu, pembina Permata, Ustad Uje, mengingatkan bahwa majelis taklim bukan hanya ruang mengaji. “Majelis taklim juga bisa berdampak sosial, memajukan seni, olahraga, bahkan digitalisasi dakwah. Inilah bukti bahwa dakwah bisa hadir lewat jalur apa saja,” tegasnya.
Dukungan datang pula dari Ketua Kadin Kabupaten Bandung, Boni Anggara. Ia mengajak pelaku UMKM yang meramaikan bazar agar menjadikan momen ini pijakan menuju peningkatan omset. “Target satu miliar pertama bukan mustahil. Kadin siap bantu lewat pelatihan UKM naik kelas serta pemasaran offline dan online,” katanya penuh optimisme.
Menutup acara, Ketua Permata Hj. Arum Manggarsari menyampaikan sejarah panjang perjalanan Permata. Ia menegaskan bahwa selain kajian bulanan, market day tiap Selasa, dan sedekah subuh harian, ke depan Permata juga akan membangun Sekolah Lansia Produktif. “Kami ingin membuktikan bahwa Permata bisa terus bertransformasi, memberi manfaat, dan tetap menebar kebaikan,” pungkasnya.
@bambang melga
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!