Sempat Tertunda Tiga Kali, Kahpiana Jabat Kembali Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung 2023-2028
Dikatakan Kahpiana, Kabupaten Bandung merupakan Pemilih dan Kontestasi paling rawan dan tinggi di Indonesia, oleh sebab itu pengawasan proses pemilu dan pelanggaran potensi harus bisa di tekan sedini mungkin oleh Bawaslu.
" IKP yang tinggi bukan berarti kita gagal, kita harus selalu solid dengan PPK Kecamatan, paling penting membangun komunikasi secara persuasi membangun kekeluargaan tanpa menghilangkan proses kita dalam penindakan, " ujarnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Bupati Dadang Supratna mengucapkan selamat kepada jajaran pimpinan Bawaslu yang baru dilantik.
" Selamat bekerja untuk 2023-2028 semoga apa yang dilakukan hari ini dan kedepan semata mata demi terciptanya tahun emas di 2045, mengawal pemilu sebaik-baiknya," katanya.
" Tak lupa saya ucapkan juga hatur nuhun kepada komisioner yang selama proses pemilu kemarin 2018-2023. Tanpa peranan bawaslu saya kira tidak akan seperti ini, dengan kekompakan dan kolaborasi pembangunan kabupaten bandung akan segera terwujud," tambahnya.
Dirinya sepakat dengan Ketua Bawaslu, bahwa untuk mengurangi konflik pemilu di Kabupaten Bandung, lebih baik dengan langkah yang persuasi.
" Dengan melihat kondisi para pimpinan partai dan animo masyarakat nya masih tanda kutip, saya sangat respon, lebih kedepankan langkah duduk bersama dan komunikasi," terangnya.
Diberitakan sebelumnya, proses mengenai pelantikan Bawaslu Kabupaten/Kota mengalami banyak pertanyaan, karena ada penundaan waktu, bahkan sampai tiga kali.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!