Semester I 2026, 12 Juta Travelers Masuk Bandung
Namun, Disbudpar masih akan melakukan konsolidasi data untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai pola mobilitas tersebut.
Mobilitas Tetap Berdampak ke Ekonomi
Tingginya jumlah travelers tidak hanya menunjukkan mobilitas masyarakat, tetapi juga memiliki potensi terhadap aktivitas ekonomi Kota Bandung.
Adi mengatakan, tidak semua travelers datang dengan tujuan utama berwisata. Meski demikian, keberadaan mereka di Bandung tetap berpotensi menciptakan aktivitas ekonomi.
Para pelaku perjalanan dapat melakukan transaksi untuk kebutuhan makanan, transportasi, belanja, akomodasi maupun kebutuhan lainnya selama berada di Kota Bandung.
“Mereka tetap spending money di Bandung. Kemudian mungkin juga ada yang menginap di hotel di Bandung dan lain-lain,” ujar Adi.
Karena itu, tingginya mobilitas travelers tetap dipandang sebagai peluang ekonomi yang perlu dianalisis lebih lanjut. Data perjalanan dapat menjadi salah satu dasar untuk melihat seberapa besar pergerakan orang berkontribusi terhadap kegiatan ekonomi daerah.
Data Perjalanan Akan Dikonsolidasikan
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!