Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

Selat Hormuz Tegang, Iran Peringatkan Kapal Tanker

ED
Selasa, 10 Maret 2026 | 11:06 WIB
Bagikan
Selat Hormuz Tegang, Iran Peringatkan Kapal Tanker

“Kami hanya membela negara kami dari para agresor,” ujarnya.

Ia juga membela serangan yang dilakukan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Menurutnya, target-target militer tersebut merupakan bagian dari operasi pertahanan yang sah menurut hukum internasional.

“Apa yang kami lakukan terhadap pangkalan militer dan aset milik agresor, yaitu Amerika Serikat di kawasan ini, adalah sah menurut hukum internasional,” kata Baghaei.

Ia menambahkan bahwa Iran mendasarkan langkah militernya pada Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memberikan hak kepada setiap negara untuk mempertahankan diri.

“Kami mempertahankan diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB. Semua pangkalan militer, instalasi, dan aset yang digunakan untuk membantu para agresor dianggap sebagai target yang sah,” ujar Baghaei.

Dengan meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut, perhatian dunia kini tertuju pada Selat Hormuz yang menjadi titik kritis perdagangan energi global. Setiap gangguan di jalur itu tidak hanya berdampak pada keamanan kawasan, tetapi juga berpotensi memicu gejolak ekonomi di berbagai negara. @kanaya

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.