Selama Pandemi SMA YPPI Baleendah 'Kehilangan' 20 Siswa
ED
Editor
M Purnama Alam
Selasa, 5 Oktober 2021 | 12:55 WIB
VISI.NEWS - Selama masa belajar daring akibat pandemi Covid-19, SMA YPPI Baleendah 'kehilangan' sekira 20 siswa. Jumlah siswa yang tidak kembali ke sekolah itu sebagian bekerja dan yang lainnya belum ada keterangan.
"Jangankan belajar tatap muka, belajar di sekolah saja kita kadang susah untuk menegur anak. Apalagi kalau sampai tidak ada teguran, anak-anak bisa lebih sulit di kontrol," ungkap Kepsek SMA YPPI Amienur Siswayadarajat S.Pd.I, M.M., kepada VISI.NEWS, di sela-sela vaksinasi massal di sekolah tersebut, Selasa (5/10/2021).
Oleh karena itu, Amienur mengatakan, program pembelajaran tatap muka (PTM) sangat disambut baik. Maka ia bersama jajarannya menggandeng TNI untuk melakukan vaksinasi massal guna mempersiapkan PTM.
"Alhamdulillah sambutan dari Koramil di sini sangat baik sekali. Bahkan kita ditawari vaksin yang cukup banyak, sehingga selain untuk para siswa SMP dan SMA YPPI, juga warga sekitar sekolah bisa dibantu untuk vaksinasi," ungkap Amienur yang saat memberikan keterangan didampingi wakasek Imam Supardi, S.Pd., M.M.
Lebih lanjut dikatakan, siswa yang ikut vaksinasi sendiri sekitar 500 orang dan sisanya sekira 300 orang warga sekitar YPPI.
Dalam pelaksanaan vaksinasi massal ini, Amienur mengatakan, tenaga kesehatan sebanyak 13 orang termasuk dokternya disediakan pihak TNI. "Pihak sekolah hanya menyediakan tenaga operator untuk input data sebanyak delapan orang. Tapi kita siapkan juga tenaga cadangan agar semua data selesai hari ini," tandasnya.
Dijelaskannya, dengan adanya vaksinasi massal ini pihaknya siap melaksanakan PTM secara menyeluruh karena sebelumnya para guru sudah divaksin dan protokol kesehatan (prokes) sudah disiapkan. @mpa
Oleh karena itu, Amienur mengatakan, program pembelajaran tatap muka (PTM) sangat disambut baik. Maka ia bersama jajarannya menggandeng TNI untuk melakukan vaksinasi massal guna mempersiapkan PTM.
"Alhamdulillah sambutan dari Koramil di sini sangat baik sekali. Bahkan kita ditawari vaksin yang cukup banyak, sehingga selain untuk para siswa SMP dan SMA YPPI, juga warga sekitar sekolah bisa dibantu untuk vaksinasi," ungkap Amienur yang saat memberikan keterangan didampingi wakasek Imam Supardi, S.Pd., M.M.
Lebih lanjut dikatakan, siswa yang ikut vaksinasi sendiri sekitar 500 orang dan sisanya sekira 300 orang warga sekitar YPPI.
Dalam pelaksanaan vaksinasi massal ini, Amienur mengatakan, tenaga kesehatan sebanyak 13 orang termasuk dokternya disediakan pihak TNI. "Pihak sekolah hanya menyediakan tenaga operator untuk input data sebanyak delapan orang. Tapi kita siapkan juga tenaga cadangan agar semua data selesai hari ini," tandasnya.
Dijelaskannya, dengan adanya vaksinasi massal ini pihaknya siap melaksanakan PTM secara menyeluruh karena sebelumnya para guru sudah divaksin dan protokol kesehatan (prokes) sudah disiapkan. @mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!