Selama di Mekah, Jemaah Haji Jawa Barat akan Kembali Ditempatkan di Misfalah
ED
Editor
Fendy Sy Citrawarga
Senin, 16 Mei 2022 | 08:42 WIB
VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Seperti pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2019, selama bermukim di Mekah, jemaah haji Jawa Barat 2022 kembali akan menempati sektor Misfalah yang merupakan sektor terdekat dengan Masjidilharam.
Kendati dekat, jemaah haji tetap akan mendapatkan layanan transportasi bus "Shalawat" untuk menuju Masjidilharam.
Kabar gembira ini disampaikan oleh Direktur Bina Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, H. Arsyad Hidayat, saat membuka seleksi Petugas Haji Daerah Provinsi Jawa Barat, yang digelar di Hotel Grand Pasundan, Jln. Peta, Kota Bandung, Kamis (12/05/2022) pekan lalu.
Selain hal tersebut, Arsyad juga menyampaikan bahwa pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, jemaah haji akan mendapatkan peningkatan fasilitas konsumsi selama di Tanah Suci. Bila tahun sebelumnya, layanan katering jemaah hanya dilakukan dua kali, yaitu makan siang dan malam. Maka tahun ini terdapat peningkatan dengan tambahan sarapan pagi.
Untuk peningkatan layanan katering jemaah ini, Arsyad menegaskan tidak ada biaya tambahan. Hal ini karena jemaah haji mendapatkannya dari virtual account tertundanya keberangkatan haji selama dua tahun.
Sementara itu terkait dengan manasik haji, karena waktu yang sangat mendesak, pelaksanaan manasik haji hanya diselenggarakan 6 kali, tidak seperti tahun sebelumnya yang dilaksanakan sebanyak 8 kali.
Manasik tersebut terdiri dari 2 kali pada tingkat kabupaten/kota dan 4 kali di KUA.
Berkenaan dengan penerbangan jemaah haji, pada tahun ini jemaah haji Jawa Barat akan menggunakan maskapai Penerbangan Saudi Arabian Airline dengan jenis pesawat Boeing 777-300 kapasitas 410 kursi. Hal ini sebagaimana disampaikan Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab, usai penandatanganan perjanjian pengangkutan udara jemaah haji reguler 1443 H/2022 M antara Kementerian Agama dan PT Garuda Indonesia, Rabu (11/05/2022), di Jakarta.
Saiful Mujab menjelaskan bahwa penerbangan jemaah haji dan petugas kloter Indonesia akan dilakukan dengan dua maskapai. PT. Garuda Indonesia akan membawa 47.915 jemaah haji dan petugas kloternya (51%). Lainnya, 45.866 jemaah haji dan petugas kloter (49%) akan dibawa Saudi Arabian Airlines dari 5 embarkasi haji, yaitu Batam, Palembang, sebagian Jakarta-Pondok Gede, Jakarta-Bekasi dan Surabaya.
Penandatanganan kerja sama dengan Saudi Arabian Airlines akan dilakukan dalam waktu dekat ini. @fen
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!