Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026

Sekolah Lalai Isi Data PDSS, Panitia Beri Kelonggaran Hingga Sore Ini

Desi Rossilawati
Rabu, 5 Februari 2025 | 12:00 WIB
Bagikan
Sekolah Lalai Isi Data PDSS, Panitia Beri Kelonggaran Hingga Sore Ini

VISI.NEWS | JAKARTA - Ramai protes karena ada sekolah yang lalai dalam mengisi data siswa ke Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Kelalaian ini membuat siswa tidak bisa mendaftar kuliah lewat jalur tanpa tes, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Kini panitia SNPMB memberikan kesempatan finalisasi data PDSS paling telat, Rabu (5/2/2025) sore ini.

Sedianya data PDSS dilengkapi terakhir pada (31/1/20250. Namun ada beberapa sekolah yang lalai dalam melengkapi data PDSS. Salah satunya SMK Negeri 2 Solo, yang memicu protes dari siswa.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025 Eduart Wolok memaparkan, ke-373 sekolah tersebut dapat dibantu finalisasi PDSS-nya dengan mengirimkan dokumen pernyataan surat kuasa kepada panitia SNPMB.

Kesempatan terakhir pun diberikan oleh panitia kepada sekolah yang sudah melengkapi data isian siswa yang berhak mengikuti SNBP atau eligible, seperti melengkapi nilai siswa eligible dalam 5 semester tapi belum melakukan finalisasi.

Ia pun menjelaskan, dokumen tersebut berisikan identitas sekolah (nama kepala Sekolah, NIP, jabatan, NPSN, nama sekolah, alamat, kota/kabupaten), serta surat pertanyaan yang menyatakan pengisian PDSS telah lengkap.

Selain itu, ada juga soal pernyataan memberikan kuasa kepada panitia SNPMB untuk melakukan finalisasi akhir dan dampak yang ditimbulkan dari proses ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab kepala sekolah. Tercatat masih ada ratusan sekolah yang difasilitasi untuk finalisasi data ini.

"Hingga tanggal 4 Februari 2025 pukul 15.00 WIB, sekolah yang difasilitasi sebanyak 228 sekolah dari total 373 sekolah," kata Eduart dikutip dari keterangannya, Rabu (5/2/2025).

Eduart menegaskan, pihaknya memberikan kesempatan kepada 145 sekolah yang belum mengirim dokumen. Dokumen finalisasi itu dikirim ke alamat surel panitia SNPMB.

"Memberikan kesempatan kepada 145 sekolah lainnya untuk dapat mengirimkan dokumen tersebut ke surel halo-snpmb@bppp.kemdikbud.go.id paling lambat pada 5 Februari 2025, pukul 15.00 WIB," ujarnya.

Ia juga memaparkan, pihaknya tidak bisa mengakomodasi sekolah yang tidak memenuhi kriteria. Panitia SNPMB tidak dapat mengakomodasi finalisasi pengisian PDSS dengan mempertimbangkan faktor akuntabilitas, keberadilan, dan audit sistem, serta menghargai sekolah yang telah tertib dan berdisiplin dalam pengisian PDSS.

Eduart menegaskan, jadwal pengisian PDSS yang dilakukan oleh sekolah dimulai dari (6/1/2025) sampai (31/1/2025). Panitia SNPMB memberikan fasilitas pada laman SNPMB kepada masyarakat (siswa, orang tua, sekolah, dan dinas pendidikan) untuk dapat melihat perkembangan pengisian PDSS oleh sekolah melalui fitur Viewer Pengisian PDSS di laman web SNPMB.

"Selain itu, informasi tentang statistik perkembangan PDSS setiap hari sudah disampaikan melalui media sosial SNPMB. Sekolah yang mengalami kendala dalam pengisian PDSS juga telah diberi fasilitas arahan dan layanan informasi oleh helpdesk dan call center," ujarnya.

Hingga penutupan jadwal pengisian PDSS pada (31/1/2025), pukul 15.00 WIB, Eduart memaparkan, sekolah yang telah menyelesaikan finalisasi pengisian PDSS berjumlah 21.003, atau 1.513 sekolah lebih banyak dibandingkan tahun 2024.

Demikian pula siswa yang sudah melakukan finalisasi nilai berjumlah 908.128, atau 63.465 siswa lebih banyak dibandingkan pada 2024.

"Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan jumlah sekolah yang berkomitmen penuh dan peduli terhadap jadwal dan tahapan pengisian PDSS," tutur Eduart. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.